Berita Jakarta
IFRA Bersama DAI dan AFFI Jalin Kemitraan dalam Pengembangan Studi Kasus Praktik Sumber Daya Nilam
IFRA, DAI dan AFFI jalin kemitraan untuk mengembangkan dan mendokumentasikan studi kasus praktik untuk sumber daya nilam di Indonesia.
Di kesempatan ini, Presiden AFFI, Hanny Wijaya menyatakan sebagai asosiasi nasional anggota IFRA, AFFI dukung inisiatif Sustainability Charter dari IFRA dan IOFI.
Maka, AFFI berada pada posisi yang tepat untuk memperluas kebutuhan dan kepentingan industri perisa dan wewangian di Indonesia di hampir semua aspek Proyek, serta melaksanakan tugas dan tanggungjawab proyek dengan memahami budaya dan kearifan lokal.
"Pada saat yang sama, karena keterkaitan dan keterlibatan yang lama dengan kerja-kerja DAI dalam mempromosikan, memfasilitasi dan mengadvokasi industri atsiri Indonesia, AFFI juga memiliki pemahaman yang cukup komprehensif tentang tantangan dihadapi oleh para penanam, penyuling, produsen dan pemasar/eksportir minyak atsiri, termasuk Nilam, dan berkontribusi pada solusi yang berkelanjutan," ujar Hanny Wijaya.
Selama pelaksanaan proyek ini, DAI akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan bahwa kegiatan proyek sesuai dengan standar keberlanjutan yang disepakati semua pihak.
"DAI akan melaksanakan proyek studi dan pengembangan nilam, dan ketiga pihak akan mendokumentasikan studi kasus dan praktik terbaik untuk pengembangan nilam sebagai sumber bahan alami yang berkelanjutan," paparnya.
(TribunBekasi.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/IFRA-DAI-dan-AFFI-Jalin-MoU.jpg)