Lifestyle
Edukasi Pemilahan Sampah Lewat Budaya dan Bahasa Jepang
Kegiatan edukasi pemilahan sampah kali ini diikuti oleh 40 siswa dari kelas 1 dan 2 yang tergabung dalam Japanese Club SMAN 18 Jakarta.
Melalui pembelajaran ini, diharapkan tidak hanya dapat mengajarkan bahasa serta memperkenalkan budaya Jepang saja, tetapi juga memberikan kesadaran akan permasalahan lingkungan kepada para siswa, agar dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Presiden Direktur Yuji Ishii mengatakan, secara proaktif terlibat dalam upaya penghematan energi, konservasi energi, pengurangan sampah dan berbagai masalah sosial lainnya.
Hal ini dilandasi oleh adanya rasa tanggung jawab kami untuk secara serius berkontribusi melalui berbagai kegiatan perusahaan yang sejalan dengan corporate slogan kami yaitu “Ethical Living for SDGs”, demi merealisasikan SDGs yang menjadi tujuan (purpose) dari perusahaan.
"Melanjutkan edukasi pemilahan sampah yang kami lakukan mulai tahun 2022 lalu, kali ini kami berkesempatan untuk bekerjasama dengan Japan Foundation untuk melakukan kegiatan dengan style berbeda, yakni edukasi pemilahan sampah yang dibarengi dengan pertukaran budaya," ujar Ishii, Senin (27/3/2023).
"Kami berharap hal ini dapat memberikan kontribusi pada kampanye Sekolah Sehat yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Edukasi-Pemilahan-Sampah.jpg)