Berita Jakarta
Gelar Perkara Kasus Kecelakaan Maut Libatkan Anak Petinggi Polri, Polisi Temukan Unsur Pidana
didapati adanya unsur pidana dalam kasus kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar bernama Muhammad Syamil Akbar (18).
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --- Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah selesai melaksanakan gelar perkara kasus kecelakaan maut yang melibatkan anak dari Karo Ops Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kombes Abu Bakar Tertusi berinisial Maulana Malik Ibrahim (18).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan pada Selasa (4/4/2023) petang, menuturkan, dari hasil gelar perkara tersebut, didapati adanya unsur pidana dalam kasus kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar bernama Muhammad Syamil Akbar (18).
Dengan demikian, status kasus kecelakaan yang terjadi di Jalan Taman Margasatwa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (12/3/2023) sekitar pukul 02.20 WIB dini hari itu, telah dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan.
"Hari ini pada hasilnya baru dihasilkan adanya peningkatan status pada proses penyelidikan ini menjadi proses penyidikan," ujar Trunoyudo.
BERITA VIDEO : 9 ADEGAN DIPERAGAKAN SAAT REKONSTRUKSI ULANG KECELAKAAN HASYA MAHASISWA UI DENGAN PENSIUNAN POLISI
Kendati demikian, belum ada tersangka dalam kasus tersebut.
Ia memastikan, gelar perkara ini melibatkan beberapa pihak agar berjalan sesuai prosedur.
"Yang diundang dan dihadiri oleh fungsi lain. Ada fungsi Itwasda, Propam, Bidkum, dan Pengawasan Penyidik," tutur dia.
Karo Ops Polda NTB : biar hukum yang bicara
Karo Ops Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kombes Abu Bakar Tertusi merespons kasus kecelakaan maut yang melibatkan sang anak, Maulana Malik Ibrahim (18).
Ia mengatakan, dirinya saat ini menyerahkan kasus tersebut ke Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan.
"Semua proses hukum sudah ditangani Sat Lantas Polres Jaksel, biarkan hukum yang bicara saja," ujar dia, saat dihubungi pada Selasa (4/4/2023).
Baca juga: Penyebab Kecelakaan di Tol Didominasi Faktor Ngebut, Pemudik Kendaraan Pribadi Diminta Waspada
Abu Bakar mengaku hanya bisa berdoa yang terbaik untuk anaknya yang tengah menjalani proses hukuman dalam kasus itu.
"Saya hanya bisa berdoa ananda kami diberikan yang terbaik dari Allah SWT," katanya.
Diberitakan sebelumnya, ayah dari anak inisial MM, pengemudi mobil Marcedes Benz (Mercy) yang menabrak seorang pelajar berinisial MSA (18) disebut merupakan Karo Ops Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) Kombes Abu Bakar Tertusi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat.jpg)