Selasa, 14 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Turunkan Angka Stunting, 78.308 KRS Akan Terima Bantuan Pemerintah

Distribusi bantuan pangan berupa telur dan daging ayam akan diberikan kepada puluhan ribu Keluarga Risiko Stunting di Pulau Jawa.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Acara peluncuran pendistribusian bantuan bahan pangan kepada KRS. 

TRIBUNBEKASI.COM — Pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), BKKBN, ID Food, Dinas Badan Pangan Provinsi Jawa Barat, Satgas Pangan dan PT Pos Indonesia berkolaborasi untuk mengurangi angka stunting di Indonesia.

Sebagai upaya, digelar peluncuran pendistribusian program ayam dan dan telur untuk pengentasan keluarga stunting ini dilakukan di Kantor Pos Utama Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (15/4/2023).

Acara dihadiri langsung oleh Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, serta perwakilan dari BKKBN, Direksi ID Food.

Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan distribusi bantuan pangan berupa telur dan daging ayam akan diberikan kepada puluhan ribu Keluarga Risiko Stunting di Pulau Jawa.

"Hari ini kami Pos Indonesia mulai mendistribusikan bantuan pangan berupa telur dan ayam kepada 78.309 KRS di delapan kota dan kabupaten di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur untuk periode pendistribusian hingga 19 April 2023," kata Faizal di lokasi.

Baca juga: Arus Kendaraan Pemudik Mulai Terlihat Melintas Wilayah Karawang

Baca juga: Terjun Bebas, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Sabtu Ini Hanya Rp 1.067.000 Per Gram

Baca juga: Kadinsos Karawang Bakal Evaluasi Proses Rekrutmen Imbas Petugas Rudapaksa Perempuan ODGJ

Menurut dia, setiap KRS akan menerima daging ayam dalam bentuk karkas utuh seberat 0,9 sampai 1,1 kg dan satu tray telur berisi 10 butir. KRS akan menerima bantuan ini selama tiga bulan, mulai periode April, Mei, dan Juni. 

Sementara itu, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana mengatakan pihaknya bertanggung jawab dalam mendistribusikan bantuan tersebut dari supplier ke keluarga penerima atau KRS pada 15 hingga 19 April 2023.

"Total ada 15.315 sumber daya manusia dan 6.410 sarana yang terlibat pada pendistribusian bantuan pangan pengentasan stunting ini. SDM dan sarana tersebut tersebar di tujuh provinsi, memastikan agar bantuan ini sampai kepada penerimanya," kata dia. 

Menurut Ana, pendistribusian bantuan pangan di monitoring secara real time. Pendistribusian jumlah paket hingga KRS akan terdeteksi secara berkala hingga tingkat kelurahan.

distribusi2- 15 april
Acara peluncuran pendistribusian bantuan bahan pangan kepada KRS.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menjelaskan secara nasional, Keluarga Risiko Stunting (KRS) berjumlah 1.446.089 KRS di tujuh provinsi, yaitu Jawa Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Barat, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur.

Program bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah pangan bagi warga dengan risiko stunting, serta meningkatkan kualitas hidup keluarga KRS di Indonesia. Bantuan telur dan ayam ini adalah bagian dari program cadangan pangan pemerintah (CPP) tahun 2023.

"Program ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam rangka mengentaskan penduduk rawan pangan dan stunting," kata Arief.

Ia memastikan bahan pangan yang disalurkan berkualitas tinggi. Seperti kualitas telur yang sangat bagus. Telur yang diberikan warga adalah telur bersih dan tidak ada kotorannya. 

Baca juga: Astaga, Terjatuh dari Ketinggian 7,5 Meter di JPO Tol JORR, Balita 2 Tahun Selamat, Ibunya Tewas

Baca juga: Simak Putaran Balik Jalur Pantura yang Buka Tutup di Kabupaten Bekasi Selama Mudik Lebaran

Baca juga: Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Pemerkosaan ODGJ di Karawang

"Kalau bahan pangan diberikan dalam bentuk tunai, itu impaknya tidak sebesar dalam bentuk pangan. Kalau ini, kita punya petani, nelayan, dan lainnya dari hulu ke hilir. Mereka perlu dibantu pemasaran, stabilitas harga, dan lainnya," tuturnya.

Ia optimis Pos Indonesia sudah terpercaya menangani pengiriman hingga titik terluar, terdepan, dan tertinggal. Dia berharap, distribusi pangan ini tepat sasaran dan tepat waktu. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved