Libur Lebaran
Cerita Perawat Gorila di Ragunan: Komu itu Karakternya Petualang
Menurut Dwi Suprihadi, karakteristik petualang yang dimiliki Komu ini terlihat ketika ketiganya dibawa ke Indonesia dari Inggris.
TRIBUNBEKASI.COM — Gorila Komu, gorila jantan koleksi Taman Margasatwa Ragunan yang berulang tahun ke-26 pada hari Minggu (23/4/2023) kemarin, rupanya memiliki karakter petualang.
Hal itu diungkapkan oleh Dwi Suprihadi, pelatih dan perawat hewan atau zoo keeper di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta yang mendampingi Komu.
Dwi Suprihadi yang sudah merawat Komu sejak 2002 itu menyebut anak asuhnya punya karakteristik berbeda dibanding kedua kakaknya, yakni Kumbo dan Kihi.
Menurut Dwi Suprihadi, karakteristik petualang yang dimiliki Komu ini terlihat ketika ketiganya dibawa ke Indonesia dari Inggris.
Saat itu si bungsu Komu masih berumur 5 tahun dan kedua kakaknya masing-masing berumur 7 tahun.
Baca juga: Menko PMK Harap Instansi yang Belum Laksanakan Mudik Gratis, Bisa Beri Program Balik Gratis
Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: PT Indo Liberty Textiles Butuh Manajer Produksi Pemintalan Benang
"Kalo si Komu, ini tuh seperti petualang, sebelum yang lain eksplor kandang di sini, Komu sudah eksplor duluan," kata Dwi Suprihadi saat ditemui di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta, Minggu (23/4/2023).
Dwi Suprihadi membeberkan, saat masih kecil, Komu lebih lincah dari kedua kakaknya tersebut.
Komu ternyata sudah bisa naik ke pohon dibanding kedua kakaknya, Kumbo dan Kihi.
"Kaya naik pohon, itu cuma Komu yang bisa manjat pohon, kakaknya malah ga bisa. Saat pertama mereka kenal kelapa, yang bisa naik dan memanjat kelapa itu Komu, yang bisa membuka kelapa pertamanya itu Komu," ucap Dwi Suprihadi.
Dwi Suprihadi pun menceritakan semua suka duka ketika merawat ketiganya.
Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT Yasulor Indonesia Butuh ERP Support Manager
Baca juga: Destinasi Wisata Pantai Jadi Pilihan Isi Libur Lebaran, 80.000 Ribu Orang Padati Ancol Hari Ini
Dia mengakui, hatinya merasa senang ketika anak-anak asuhnya sehat.
"Sukanya kalau mereka sehat, kalau mereka aktif bermain, dukanya kalau dia lagi sakit, itu saya jadi sedih, karena mereka kan sudah seperti keluarga sendiri, kita merasakan apa yang mereka rasakan," ucapnya.
Lebih lanjut, Dwi Suprihadi meminta kepada para pengunjung untuk tetap mengikuti peraturan saat melihat ketiganya di Pusat Primata Taman Margasatwa Ragunan tersebut.
"Mereka kan perlu istirahat, kalau mereka lagi istirahat jangan diganggu, terus mereka ini kan sebetulnya tidak suka berisik ya, saya imbau masyarakat yang melihat gorila untuk tidak terlalu berisik," tuturnya.
Untuk informasi, ada yang berbeda di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan saat hari kedua lebaran 2023 atau pada Minggu (23/4/2023).
Baca juga: Lebih Banyak dari Tahun Lalu, 82 Ribu Pengunjung Padati Taman Margasatwa Ragunan Hari Ini
Baca juga: Ada Sekitar 25.000 Kendaraan ke Puncak, Polisi Berlakukan One Way, Macetnya Hingga Ciawi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Dwi-Suprihadi-24April.jpg)