Berita Bekasi

Rayakan May Day, 20 Ribu Massa Buruh Bekasi Siap ke Istana Negara, Tolak UU Omnibuslaw Cipta Kerja

Ia mengestimasi setidaknya terdapat 30 ribu massa buruh dari elemen FSPMI Jawa Barat yang berpartisipasi dalam perayaan Hari Buruh.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Istimewa
ILUSTRASI HARI BURUH --- Mudik Lebaran tidak menyurutkan semangat buruh untuk tetap merayakan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Senin (1/5/2023) mendatang. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG --- Mudik Lebaran tidak menyurutkan semangat buruh untuk tetap merayakan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Senin (1/5/2023) mendatang.

Hal itu dikarenakan para buruh telah mengatur jadwal kepulangan dari kampung halamannya sehingga telah tiba di daerahnya masing-masing demi merayakan Hari Buruh atau May Day di depan Istana Negara.

"Jadi ini kan rata-rata teman-teman masuk kerja Selasa tanggal 2 Mei. Jadi hari Minggu itu mayoritas mereka semua sudah pada sampai sini dan kita tetap akan berangkat merayakan hari buruh," ungkap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Provinsi Jawa Barat, Suparno, saat dikonfirmasi, Sabtu (29/4/2023).

Ia mengestimasi setidaknya terdapat 30 ribu massa buruh dari elemen FSPMI Jawa Barat yang berpartisipasi dalam perayaan Hari Buruh.

BERITA VIDEO : SEMBILAN POINT RUGIKAN PEKERJA, PARTAI BURUH TOLAK OMNIBUSLAW

Mayoritas massa buruh berasal dari Kota dan Kabupaten Bekasi.

"Rombongan dari Jawa Barat kurang lebih ada 30 ribu. Kebanyakan dari Kabupaten dan Kota Bekasi, ada 20 ribu. Sisanya ada yang dari Bogor, Karawang, Bandung, Cianjur, Depok," ujarnya.

Ada pun hal yang disuarakan yakni menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR, dengan cara menyuarakan penolakan melalui unjuk rasa serta menempuh jalur hukum.

"Jadi tahun ini adalah bagaimana kita kaum buruh melakukan perlawanan terhadap Omnibus Law yang sudah berdiri ketok palu oleh DPR. Kita masih meminta untuk dicabut kebijakannya, dengan satu kita melakukan unjuk rasa, kedua kita mengajukan judicial review ke MK secara formil, bahwa ketok palu Perppu itu tidak sesuai dengan prosedur," kata Suparno.

BERITA VIEDEO : RIBUAN BURUH DI KARAWANG UNJUK RASA, TUNTUT  BUPATI UMUMKAN KENAIKAN UMKM 2023

Polda Metro Jaya siapkan pengamanan May Day

Polda Metro Jaya akan mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengawal pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2023.

Hal itu dikatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto saat melakukan pengecekan di depan Gedung DPR/MPR, Jumat (28/4/2023). May Day sendiri diketahui jatuh pada 1 Mei mendatang.

"Empat ribu lebih ya, 4.200. Itu yang tergelar di lapangan," ujar Karyoto, kepada wartawan.

"Semua unsur dari Satpol PP, pemadam kebakaran, TNI dan Polri hadir di sini, bersama-sama menggambarkan situasi, dari masa persiapan sampai pelaksanaan dan cara bertindak di lapangan," sambungnya.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved