Berita Artis
Bermain Film Horor Masayu Anastasia Belajar Pegang Ular dan Sinden
Bintang FTV Masayu Anastasia dilibatkan dalam film bergenre horor bertajuk 'Paku Tanah Jawa', karya sutradara bernama Drias.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA ------ Totalitas pemain film ditentukan ketika mendapatkan tawaran film yang harus berlatih agar terlihat natural.
Apalagi hal yang sebenarnya takut. Sehingga perlu latihan melawan rasa takut dan jijik.
Seperti Bintang FTV Masayu Anastasia dilibatkan dalam film bergenre horor bertajuk 'Paku Tanah Jawa', karya sutradara bernama Drias.
Masayu Anastasia memerankan karakter seorang sinden bernama Handini.
Selain belajar sinden, Masayu juga harus belajar memegang ular. Tidak semua orang berani memegang ular. Selain takut juga jijik.
Namun takut dan jijik harus dilawan agar dapat melakoni perannya.
Masayu masih merahasiakan seperti apa peran yang ia mainkan dalam film karya rumah produksi dua negara berbeda yakni Indonesia dan Malaysia, Loop Entertaiment dari Indonesia dan Armani Entertaiment.
"Kenapa mau terima film ini, ini tantangan baru buat aku. Aku belum pernah lah jadi Sinden," kata Masayu Anastasia dalam jumpa pers film Paku Tanah Jawa, di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2023).
Sebelum proses syuting, wanita yang kini berusia 39 tahun itu harus berlatih menyanyi dan menari, hingga harus bisa dekat dengan ular.
"Aku tuh jijik dan takut sama ular tapi demi totalitas dalam pekerjaan, aku harus melawan rasa takut itu," ucapnya.
Baca juga: Masayu Anastasia Ingin Menikah, Namun Belum Mau Bocorkan Identitas Kekasihnya, Sudah 7 Tahun Sendiri
Sinden Handini pun dalam cerita juga dianggap sebagai penggoda laki-laki disebuah desa.
Tarian dan sindennya dianggap menjadi daya tarik kepada kaum adam.
"Nah sinden ini bukan penggoda yang gimana-gimana, tapi emang dia ada magisnya," ucapnya.
Guna mendalami perannya sebagai sinden, janda anal satu itu sampai belajar dengan sinden profesional asal Yogyakarta melalui video call.
"Sama aku melakoni beberapa ritual di Yogyakarta. Kenapa ada ritual, ini kan budaya gak bisa dipermainkan. Ini ada beberapa yang dipersiapkan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Masayu-Anastasia-belajar-pegang-ular.jpg)