Senin, 13 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Lifestyle

Program Perawat Pendamping Bagi Pasien Kanker Payudara di RS Mahkota Medical Centre, ini Tugasnya

Seorang perawat pendamping memberikan dukungan pribadi kepada wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara.

Penulis: | Editor: Lilis Setyaningsih
Reader's Digest
Ilustrasi pasien kanker payudara 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA ---- Ketika didiagnosa terkena penyakit kanker, pasien membutuhkan pendampingan untuk menjalani pengobatan kanker yang tidak mudah dan murah. 

Pendamping ini bisa dari keluarga, teman, atau perawat. 

Menyadari pentingnya pendampingan ini, RS Mahkota Medical Centre (MMC) Malaysia memberikan program perawat pendamping

Program perawat pendamping, ini merupakan layanan gratis yang ditawarkan kepada semua wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara di Mahkota Medical Centre.

Seorang perawat pendamping (Nurse Navigator) adalah perawat yang terlatih khusus yang memberikan dukungan pribadi kepada wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara.

Perawat pendamping akan membantu pasien untuk mengarahkan sistem perawatan kesehatan yang kompleks, menjawab pertanyaan, dan memberikan dukungan emosional kepada pasien.

Perawatan tersebut memiliki tim interdisipliner yang komprehensif yang akan hadir sepanjang perjalanan pasien dan program tindakan lanjutan selama 5 tahun.

Tim interdisipliner termasuk ahli bedah payudara, ahli radiologi, ahli onkologi, ahli patologi, perawat pendamping, koordinator pelayanan perawat, apoteker, ahli fisioterapi dan ahli diet, semuanya bekerja sama untuk menawarkan hasil yang optimal.

Meskipun setiap individu dalam tim memiliki tanggung jawab yang berbeda, mereka selalu bekerja secara kohesif untuk memberikan hasil terbaik bagi setiap pasien.

Baca juga: Kenali Faktor Risiko Kanker Payudara, Salah Satunya Haid Pertama Kurang dari Usia 10 Tahun

Baca juga: Nunung akan Jalani Kemoterapi dan Operasi untuk Pengobatan Kanker Payudara, Rambutnya sudah Plontos

Ng Li Cheir, selaku Perawat Pendamping dari Mahkota Medical Centre mengatakan perawat pendamping bertujuan untuk membimbing pasien dan menjadi teman sepanjang perjalanan kesehatan mereka.

Tenaga kesehatan ini didedikasikan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang telah didiagnosis menderita kanker payudara.

Perawat pendamping akan mendaftarkan pasien kanker payudara ke dalam Program Perawatan Klinis Kanker Payudara, kemudian pasien akan dibimbing mulai dari pelayanan, perawatan luka payudara, latihan rehabilitasi, kemoterapi, radioterapi, nutrisi, dan pemantauan perawatan lanjutan selama 5 tahun.

Pasien kanker payudara yang tidak lagi dalam pengobatan aktif dapat mempertimbangkan untuk menggunakan telekonsultasi untuk menjalani perjalanan perawatan mereka.

"Hampir 50 persen kasus kanker payudara pada wanita tidak memiliki faktor risiko yang dapat diketahui, hal ini menunjukkan bahwa pengecekan atau skrining adalah satu-satunya metode yang dianjurkan untuk mendeteksi kondisi tersebut," ujar dr. Ho Pey Woei, Ahli Bedah Payudara di Mahkota Medical Centre, Sabtu (17/6/2023).

“Studi terbaru menunjukkan kanker payudara merupakan kanker paling umum di Indonesia, terhitung 19,2 persen dari semua kasus kanker di negara ini," kata Teo Chin Yee, Wakil CEO Mahkota Medical Centre di kesempatan yang sama. 

Baca juga: Penting! Ada Dua Faktor Risiko Alami Kanker Payudara, Apa Saja? Berikut Ini Penjelasan Selengkapnya

Baca juga: Pandemi Virus Corona Perlambat Program Penurunan Kematian Akibat Kanker Payudara

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved