Senin, 18 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Mahasiswa UI Dibunuh Senior

Update Kasus Pembunuhan Mahasiswa UI Oleh Senior, Polisi Bakal Gelar Rekonstruksi Selasa Besok

Rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswa UI akan dilaksanakan di lokasi kejadian di kamar kos korban di Jalan Palakali, Kukusan, Beji, Kota Depok

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Altafasalya Ardnika Basya (23), tersangka dalam kasus pembunuhan mahasiswa UI, tampak menundukkan muka saat dibawa dari ruang tahanan ke halaman Polres Metro Depok di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok pada Sabtu (5/8/2023). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEJI --- Guna melengkapi berkas berita acara pemeriksaan, pihak kepolisian Polres Metro Depok akan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) oleh seniornya.

Informasi yang dihimpun TribunBekasi.com, rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswa UI ini akan dilakukan Selasa (22/8/2023) besok.

Rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswa UI akan dilaksanakan di lokasi kejadian di kamar kos korban di Jalan Palakali, Kukusan, Beji, Kota Depok pada Selasa (22/8/2023) esok.

"Rencananya (rekonstruksi--red) hari Selasa info dari Reskrim," kata Kepala Urusan Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi saat dikonfirmasi, Senin (21/8/2023).

BERITA VIDEO : PELAKU PEMBUNUHAN MAHASISWA UI DIHANTUI BAYANG-BAYANG KORBAN

Budi menambahkan, rekonstruksi ini hanya dilakukan oleh pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Depok.

Sebelumnya, seorang mahasiswa jurusan Sastra Rusia Fakultas Ilmu Budaya UI Muhammad Naufal Zidan (19) tewas dibunuh pada Rabu (2/8/2023).

Zidan meregang nyawa usai ditikam menggunakan senjata tajam (Sajam) oleh seniornya sendiri bernama Altafasalya Ardnika Basya (23).

Baca juga: Profil Korban Pembunuhan Mahasiswa UI: Ingin Melanjutkan Sekolah ke Rusia Hingga Raih Gelar Doktor

Jasad Zidan ditemukan bersimbah darah terbungkus plastik di dalam kamar kosnya pada Jumat (4/8/2023) siang, sekitar pukul 10.00 WIB.

Motif yang dilakukan Altaf untuk membunuh juniornya itu karena terlilit hutang pinjaman online (pinjol) usai alami kerugian berinvestasi crypto.

Sering menunggak bayaran kontrakan

Altafasalya Ardnika Basya (23), mahasiswa Universitas Indonesia (UI), tega menghabisi nyawa junior kampusnya yang bernama Muhammad Naufal Zidan (19) pada Selasa (2/8/2023) lalu karena ingin menguasai harta korban.

Pembunuhan sadis itu dilakukan Altafasalya Ardnika Basya karena sedang membutuhkan banyak uang untuk membayar hutang pinjaman online (pinjol).

Menurut keterangan Sunarsih, penjaga kontrakan yang ditempati Altafasalya Ardnika Basya, pelaku merupakan mahasiswa aktif jurusan Sastra Rusia Fakultas Ilmu Budaya UI.

Altafasalya Ardnika Basya, tinggal di rumah kontrakan bernama Wisma Ladika, Jalan Masjid Al Faruq, Kukusan, Beji, Depok bersama dua rekannya.

Wakasat Reskrim Polres Metro Depok AKP Nirwan Pohan (tengah) saat rilis kasus pembunuhan mahasiswa UI di Mapolres Metro Depok pada Sabtu (5/8/2023).
Wakasat Reskrim Polres Metro Depok AKP Nirwan Pohan (tengah) saat rilis kasus pembunuhan mahasiswa UI di Mapolres Metro Depok pada Sabtu (5/8/2023). (Wartakotalive.com)
Sumber: Tribun depok
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved