Bentrok Ormas
Bentrok Dua Ormas di Setu, Polisi Sebut Pemicunya Penarikan Mobil
Ketika terjadi keributan saat penarikan, Polsek Setu sempat melakukan upaya mediasi kedua pihak pemilik mobil dan leasing.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI — Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan kejadian bentrok dua organisasi masyarakat (ormas) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi pemicunya penarikan mobil.
Dia menerangkan, ketika terjadi penarikan mobil, pemilik mobil itu memanggil temannya dari ormas GMBI dan PP.
Kemudian terjadi keribuatan, hingga ternyata salah satu dari pihak leasing ini juga merupakan anggota ormas Gibas Kota Bekasi.
"Pemicu awalnya penarikan unit mobil, pemilik panggil temannya anggota ormas, leasing juga ini anggota ormas hingga terjadi bentrok," kata Kombes Twedi Aditya Bennyahdi di Bekasi pada Kamis (21/9/2023).
Kombes Twedi Aditya Bennyahdi menyebut, ketika terjadi keributan saat penarikan, Polsek Setu sempat melakukan upaya mediasi kedua pihak pemilik mobil dan leasing.
BERITA VIDEO: DIDUGA DIPICU PENARIKAN MOBIL, BENTROK ANTAR ORMAS PECAH DI SETU, KABUPATEN BEKASI
Akan tetapi pemegang unit kendaraan tidak bersedia hingga akhirnya terjadi kesalahpahaman.
"Kemudian pemegang unit kendaraan ini tidak bersedia mediasi, akhirnya terjadi kesalahpahaman. Sementara itu diluar Polsek ada kejadian serupa dari pihak ormas GMBI mendatangi ke pihak debt collector," ucap dia.
Akhirnya kembali terjadi keributan tepat berlangsung nya di samping Polsek Setu pada pukul 17.30-18.00 WIB.
Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Ormas Terlibat Bentrok di Setu Bekasi, Polisi Turun Tangan
Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: PT Asian Paints Indonesia Butuh Segera Operator Produksi dan Operator RND
Kepolisian telah meminta untuk membubarkan diri hingga menghubungi para ketua ormas agar menahan diri sampai mediasi selesai maupun penanganan hukum.
"Awalnya itu semuanya sudah bubar, baik dari Gibas maupun GMBI dan PP," ungkap dia.
Akan tetapi bentrok justru kembali pecah hingga semakin tidak terkendali pada malam hari sampai ke perbatasan wilayah Kota Bekasi.
Aparat Polres Metro Bekasi pun mengerahkan ratusan personil untuk mengendalikan bentrokan tersebut, hingga akhirnya dapat dikendalikan dan tidak terjadi lagi bentrokan.
"Pasca kejadian bentrokan, kami baik dari jajaran kepolisian dari Polsek dan Polres Metro Bekasi melakukan patroli hingga ke perbatasan wilayah Kabupaten Bekasi;" katanya.
Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Buruan, PT GS Battery Butuh Segera Admin Produksi
Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: PT Asian Paints Indonesia Butuh Segera Operator Forklift Lulusan SLTA
Dua kelompok organisasi masyarakat atau ormas bentrok di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (20/9/2023).
Berdasarkan informasi yang didapat, keributan antara dua ormas tersebut terjadi antara GIBAS (Gerakan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi) dengan GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Twedi-21Sept.jpg)