Berita Bekasi
Kemenkominfo Apresiasi Program Smart City Kabupaten Bekasi
Yan Yan Akhmad Kurnia menjelaskan, penerapan smart city di Kabupaten Bekasi memiliki program unggulan atau program percepatan.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI — Penerapan smart city di Kabupaten Bekasi mendapat apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berdasarkan program unggulan smart city Kabupaten Bekasi yang dinilai sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia mengatakan, dari evaluasi yang dilakukan Kementerian Kominfo, pelaksanaan smart city di Kabupaten Bekasi mendapat banyak masukan.
Sejauh ini, kata Yan Yan, dari tim asesor kementerian sudah mengkonfirmasi penerapan smart city di Kabupaten Bekasi, dilihat dari dimensi smart city yakni smart economy, smart governance, smart society, smart living, smart environment dan smart branding.
"Dari berbagai program yang menjadi quick win, para asesor lebih banyak memberikan masukan, bagaimana pelaksanaan smart city di Kabupaten Bekasi agar lebih baik lagi,” ujarnya di Cikarang pada Kamis (27/6/2024).
Yan Yan menjelaskan, penerapan smart city di Kabupaten Bekasi memiliki program unggulan atau program percepatan.
Baca juga: Cek Harga Emas Batangan Antam di Bekasi, Kamis Ini Turun Lagi Rp 11.000 Per Gram, Ini Detailnya
Baca juga: Satu Orang Napi Tewas Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Lapas Bulak Kapal
Misalnya, kata dia, untuk smart economy yang dijadikan quick win yakni Bebeli. Dimana aplikasi ini tujuannya untuk meningkatkan UMKM. Bebeli juga kini sudah menjadi satu program e-katalog lokal.
“Kalau kita lihat data, memang sudah berdampak terhadap UMKM kita. Sampai dengan saat ini saja, UMKM yang sudah terdaftar lebih dari seribu. Kemudian dengan perputaran uang mencapai Rp 42 miliar, ini mendapat apresiasi,” katanya.
Untuk pelayanan publik secara luas, Kabupaten Bekasi juga punya aplikasi Bebunge dimana semua layanan kepada publik disajikan.
Salah satunya, PPDB online dan banyak layanan lainnya. Bahkan, dilihat dari Play Store sudah didownload lebih dari 5000 kali.
“Untuk saat ini, Bebunge masih di android. Tetapi, tahun sekarang juga kita akan tambah lagi di system IOS,” lanjutnya.
Baca juga: Lokasi Layanan Samsat Keliling di Kota/Kabupaten Bekasi dan Karawang, Kamis 27 Juni 2024
Baca juga: Usai Didemo Ratusan Sopir, Balai Uji KIR Dishub Bekasi Disidak Pj Wali Kota, Cek Ada Pungli Tidak?
Yan Yan menambahkan, suksesnya smart city di Kabupaten Bekasi, tidak hanya menjadi tugas Diskominfosantik, tetapi semua perangkat daerah mempunyai peran dalam smart city.
Karena pada intinya smart city adalah bagaimana suatu kota bisa mengatasi permasalahan di kota itu sendiri.
“Selain itu, smart city tidak hanya berfokus pada perangkat daerah saja, tetapi keterlibatan masyarakat dan stakeholder lain termasuk pengusaha. Harus berkolaborasi sehingga membentuk satu rangkaian yang namanya smart city,” ujarnya.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp.
| Tukang Seblak Menjerit, Kencur Langka dan Harga Naik 2 Kali Lipat |
|
|---|
| Dua Siswi di SMAN 2 Kota Bekasi yang Ribut Hingga Viral Diusulkan Jadi Duta Cegah Kekerasan |
|
|---|
| Viral Siswi SMAN 2 Bekasi Lakukan Perundungan, KPAD Usulkan Jadi Duta Cegah Kekerasan |
|
|---|
| Toko Laundry di Bekasi Dibobol Maling, Uang Hingga Topi Raib |
|
|---|
| Ini 5 Wisata Bekasi yang Cocok untuk Bersepeda, Harga Tiket Murah Hingga Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Dikominfosantik-27-Jun.jpg)