Dua Rumah di Sulsel Diangkat dan Dipindah Gara-gara Beda Pilihan Calon Bupati
Perbedaan pilihan calon bupati berdampak pada perseteruan antara pemilik rumah dan pengelola lahan di Sulawesi Selatan.
Saat ditemui di lokasi pemindahan rumah, Kepala Desa Bojo, H Tuppu Bulu Alam mengaku tidak ikut campur terkait isu politik dalam pemindahan kedua rumah warganya.
"Yang saya tahu selaku pemerintah desa, yang punya lahan ini tidak ada di Barru, karena ia sedang berada di Morowali, Sulteng," ujarnya, Jumat (1/11/2024).
"Namun ketika dikaitkan dengan tendensi politik, kami tidak dalami itu karena selaku pemerintah desa menghindari intrik-intrik politik," ucap H Tuppu Bulu.
Viral di Media Sosial
Aksi gotong royong warga saat memindahkan rumah Norma yang terbuat dari kayu ini terekam dalam sebuah video yang kemudian dibagikan oleh akun X @bacot pada Minggu (3/11/2024) sekitar pukul 14.43 WIB.
Dalam video tersebut, puluhan warga terlihat mengangkat rumah Norma, sementara di bagian depan rumah tersebut terdapat spanduk pasangan Calon Bupati Barru yang didukungnya.
“Agak laen. Dua rumah warga Lojie, Desa Bojo, Kecamatan Malusetasi, Kabupaten Barru, Sulsel dipindahkan paksa lantaran beda pandangan politik dengan orang yang dipercaya pemilik lahan,” tulis akun tersebut.
Beberapa keterangan tambahan dalam video menyebutkan, “Beda pilihan Calon Bupati Barru, Rumah warga dipindahkan paksa.”
Tak butuh waktu lama bagi video ini untuk menarik perhatian warganet, yang kemudian memenuhi kolom komentar dengan beragam pendapat.
Sejumlah komentar bernada prihatin terhadap kondisi sosial masyarakat yang terpecah hanya karena perbedaan politik.
“Selalu ya pemilihan gini membawa perpecahan di antara warga,” tulis akun @gardenia.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Pertamina Investigasi Temuan Bensin Campur Air di SPBU Juanda Bekasi |
|
|---|
| Sempat Dikabarkan Hilang, Pesawat ATR 42-500 Disebut Ditemukan di Kaki Gunung Bulusaraung Pangkep |
|
|---|
| Cerita di Balik Batalnya Misa Natal Wisma Sahabat Yesus Depok |
|
|---|
| Viral Dua Wanita Disiram Air Got di Tanah Abang, Pelaku Remaja |
|
|---|
| Baru 2 Menit Parkir Dikenakan Tarif Rp 4.000, Pria Ngamuk di Polda Metro Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Barru-Viral.jpg)