Kecelakaan Kerja
Dua Pekerja Tewas, Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Pabrik di Karawang
Akibat kecelakaan kerja imbas ledakan di pabrik itu, dua pekerja tewas karena mengalami luka bakar cukup parah
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Polres Karawang tengah melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kerja dimana terjadi ledakan di pabrik di Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Akibat kecelakaan kerja imbas ledakan di pabrik itu, dua pekerja tewas karena mengalami luka bakar cukup parah dan satu pekerja lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.
"Kita masih lakukan penyelidikan terkait kecelakaan kerja imbas ledakan di pabrik PT Monokem Surya yang menyebabkan dua pekerja tewas dan satu lainnya menjalani perawatan," kata Kapolres Karawang, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kasi Humas, Ipda Solihkin pada Rabu (18/12/2024).
Dia menerangkan, peristiwa terjadi hari Senin (16/12/2024) sekita pukul 08.30 wib. Untuk korbannya ada tiga orang, dua diantaranya meninggal dunia dan satu masih menjalani perawatan.
BERITA VIDEO : KEBAKARAN HEBAT PABRIK PAKAN TERNAK DI BEKASI
Adapun tindakan dari kepolisian sudah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) dari Polsek Rengasdengklok dan juga tim inafis Polres Karawang.
"Aktivitas produksi untuk sementara lokasi ledakan masih kita status quo. Dan kita police line," jelasnya.
Dia kembali menjelaskan, ldakan itu terjadi pada smelter titanium untuk proses pembuatan besi. Pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Jadi untuk dugaan penyebab ledakan tersebut masih dalam penyelidikan. Nanti setelah dapat bahan dari reskrim akan kami sampaikan," katanya.
Baca juga: Penyebab Kebakaran Minimarket di Margahayu Bekasi Timur Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Rp 1,8 M
Dua pekerja pabrik di Jalan Proklamasi, Desa Aman, Kecamatan Rengasdengklok tewas usai mengalami kecelakaan kerja, pada Senin (16/12/2024).
Dua pekerja itu tewas usai menjalani perawatan di rumah sakot akibat mengalami luka bakar hampir disekujur tubuhnya. Sedangkan satu pekerja lainnya masih dalam perawatan insentif.
Dua korban meninggal teridentifikasi bernama Kasyanto (29) dan Achmad Lutfi Pamungkas (27), warga sekitar pabrik.
Dari informasi yang dihimpun, dua pekerja itu mengalami luka bakar hebat akibat ledakan smelter titanium milik PT Monokem Surya, Senin (16/12/2024) pukul 08:00 WIB. Mereka tak sempat menghindar karena jaraknya dekat dengan smelter.
Meninggalnya dua pekerja PT Monokem Surya membuat luka mendalam bagi keluarganya. Sebab, mereka merupakan tulang punggung keluarganya masing-masing.
Rino, kakak ipar Dari korban Kasyanto meminta PT Monokem Surya Bertanggungjawab atas peristiwa yang menimpa adiknya. Sebab, peristiwa itu terjadi saat adiknya sedang bekerja.
"PT Monokem harus bertanggungjawab atas peristiwa itu," kata Rino. (maz)
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Olah-TKP-ledakan-di-pabrik.jpg)