Kamis, 16 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Jakarta

Bawa Celurit, Delapan Remaja Diduga Hendak Tawuran, Ditangkap Polisi

AKBP M Hari Agung Julianto mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orangtua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya. 

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Barat mengamankan delapan remaja saat konvoi menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata. 

TRIBUNBEKASI.COM — Delapan remaja yang menggelar konvoi menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis celurit, diringkus Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Barat.

Delapan remaja itu ditangkap TP3 Polres Metro Jakarta Barat saat melintas di Jalan Kapuk Raya, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu subuh, 19 Januari 2025 sekira pukul 04.00 WIB.

Polisi mengamankan delapan remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran itu karena bisa menganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M Hari Agung Julianto menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait sekelompok remaja konvoi bawa senjata tajam.

"Mendapat laporan tersebut, Tim 1 segera bergerak menuju lokasi. Sesampainya di lokasi, kami berpapasan dengan kelompok pemuda tersebut yang membawa senjata tajam dan langsung melakukan pengejaran," ucap AKBP M Hari Agung Julianto saat dikonfirmasi, Senin, 20 Januari 2025.

Baca juga: Lokasi Layanan Samsat Keliling di Kota/Kabupaten Bekasi dan Karawang, Senin 20 Januari 2025 Ini

Baca juga: SIM Keliling Kabupaten Bekasi Senin Ini 20 Januari 2024 di SGC Mall Cikarang

Sebenarnya, kata dia, ada belasan remaja yang menggelar aksi konvoi sepeda motor saat itu. 

Namun dari belasan remaja yang dikejar, pihaknya berhasil menangkap delapan remaja beserta enam senjata tajam jenis celurit.

Karena lokasi masuk ke wilayah Jakarta Utara, kata Agung, pihaknya menyerahkan delapan remaja itu ke Mapolsek Metro Penjaringan.

"Kami juga melakukan penyisiran di lokasi untuk memastikan tidak ada senjata tajam lain yang tertinggal. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi tawuran yang dapat membahayakan masyarakat," tegasnya.

AKBP M Hari Agung Julianto mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orangtua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya. 

Baca juga: Truk Pengangkuat Crane Menyangkut di Rel, Bikin Commuter Line Perjalanan Bekasi Cikarang Terlambat

Baca juga: Jadwal SIM Keliling Karawang Senin 20 Januari 2025 Ini di Pospol Dawuan Hingga Pukul 14.00

“Tawuran tidak hanya merugikan pelaku, tetapi juga berpotensi membahayakan masyarakat luas. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita,” imbuhnya. (Wartakotalive.com/Miftahul Munir)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved