Berita Bekasi
Jenuh dengan Kemacetan di Jalan Perjuangan dan Juanda, Warga: Segera Bangun Flyover dan Underpass!
alasan warga menginginkan dibangunnya flyover dan underpass karena sudah tak betah dengan kemacetan
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI --- Jenuh dengan kemacetan yang terjadi di Jalan Perjuangan dan Jalan Ir H. Juanda, warga Kota Bekasi rupanya sudah tak sabar menanti dibangunnya Flyover dan Underpass.
Seperti diketahui, kemacetan di Jalan Perjuangan dan Jalan Ir H. Juanda Kota Bekasi menjadi alasan warga agar pemerintah kota setempat membangun flyover dan underpass.
Maijan (62), warga Kota Bekasi, mengungkapkan, alasan warga menginginkan dibangunnya flyover dan underpass karena sudah tak betah dengan kemacetan parah di Jalan Perjuangan dan Jalan Ir H. Juanda yang biasa terjadi saat waktu berangkat dan pulang kerja.
"Kalau pagi jam 06.00 WIB sampai 08.00 WIB. Kalau malam jam 16.00 WIB sampai 20.00 WIB," ujar Maijan yang setiap harinya berdagang koran di Jalan Perjuangan seperti dilansir Kompas.com.
BERITA VIDEO : FLYOVER RAWAPANJANG DAN CIPENDAWA KOTA BEKASI PECAH KEMACETAN
Ia berharap rencana pembangunan flyover dan underpass di Jalan Perjuangan dan Jalan Ir H Juanda segera dilaksanakan.
"Iya, kalau bisa secepatnya," pungkas dia.
"Kalau saya sih setuju (dibangun flyover dan underpass di Stasiun Bekasi), memang sudah waktunya, sudah mendesak," kata seorang warga, Anto (45) saat ditemui Kompas.com di Jalan Perjuangan, dekat Stasiun Bekasi, Kamis (23/1/2025).
Menurut Anto, pembangunan flyover dan underpass bisa menjadi solusi mengatasi kemacetan di dua jalan tersebut.
Kemacetan ini ditimbulkan karena banyaknya kendaraan yang mengantre di palang pintu sisi timur Stasiun Bekasi ketika kereta api melintas.
Bahkan, di waktu tertentu, antrean kendaraan kerap mengular panjang.
Baca juga: Flyover dan Underpass Segera Dibangun di Kota Bekasi, Dedi Mulyadi: Provinsi Tanggungjawab, Selesai!
Seperti di Jalan Ir H Juanda misalnya, kendaraan yang mengantre di palang pintu rel kereta menuju arah Jalan Perjuangan kerap mengular hingga bundaran Tugu Bambu Runcing.
Kondisi ini membuat kendaraan yang melintas dari arah Stasiun Bekasi menuju Bulak Kapal, maupun sebaliknya, tersendat.
Anto menilai, tingginya intensitas kereta api yang melewati Stasiun Bekasi tak lepas karena adanya double-double track atau jalur dwi ganda rel kereta api Manggarai-Cikarang.
"Kalau di sini, setiap 10 menit kereta muncul, selalu muncul, jadi macet karena mereka mengantre di palang pintu," ungkap dia.
| Heboh Teror Pocong, MUI Kabupaten Bekasi Minta Warga Jangan Buka Pintu Segera Hubungi Aparat |
|
|---|
| Ratusan Balon Diterbangkan, Bekasi Berubah Seperti Cappadocia Turki |
|
|---|
| Kisah Rizki Topananda Ditulis di Buku Berjudul 'Bocah Ledok', Ceritakan Proses Bangkit dari Hinaan |
|
|---|
| Hari Terakhir Promo Tiptop Bekasi, 2 Ekor Ayam Rp59.900 |
|
|---|
| Hardiknas 2026, Apa Target Pemkab Bekasi untuk Pendidikan Berkualitas? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Kemacetan-di-Kota-Bekasi.jpg)