Jumat, 24 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Danantara Diresmikan Presiden Prabowo Hari Ini, Kelola Aset Rp 14.670 Triliun

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anggata Nusantara (Danantara) di Jakarta, Senin (24/2/2025).

Editor: Ign Prayoga
Sekretariat Presiden
DANANTARA - Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 20 Februari 2025. Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan Danantara hari Senin (24/2/2025) ini. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anggata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2025).

BPI Danantara akan menjadi badan pengelola aset-aset badan usaha milik negara (BUMN) yang nilainya mencapai 900 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14.670 triliun (kurs Rp 16.300).

Peresmian Danantara juga akan menjawab pertanyaan siapa yang akan memimpin lembaga tersebut.

Sebagai catatan, BPI Danantara dibentuk berdasarkan perubahan ketiga atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ada tujuh BUMN yang akan dikelola oleh Danantara pada tahap awal. 

Ketujuh BUMN tersebut adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, dan Mining Industry Indonesia (MIND ID).

Ketujuh BUMN ini dipilih karena merupakan yang memiliki kepemilikan aset terbesardari total 47 BUMN yang ada saat ini. 

"Peluncuran Danantara akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana, Minggu (23/2).

Menurut Yusuf peluncuran Danantara menandai era baru dalam transformasi pengelolaan investasi strategis negara. 

Peluncuran Danantara juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita.

"Yakni visi besar untuk membawa perekonomian Indonesia ke level yang lebih tinggimelalui investasi berkelanjutan dan inklusif," katanya.

Selain itu, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA), yang merupakan sovereign wealth fund (SWF) hasil bentukan era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), juga akanbergabung dengan Danantara

Dengan demikian, BPI Danantara akan menjadi badan pengelola aset-aset badan usaha milik negara (BUMN) yang nilainya mencapai Rp 14.670 triliun.

Sementara itu, investasi awal yang disiapkan mencapai 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 326 triliun. 

Dana ini bersumber dari efisiensi anggaran APBN.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved