Info Kesehatan
Berikut Sejumlah Jenis Operasi Bedah yang Bisa Dibantu Robot Davinci
dr Oh Kim menjelaskan kategori operasi sesuai dengan bentuk fasilitas atau fisik robot tersebut.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, PENANG --- Sejumlah tindakan operasi bisa dilakukan oleh teknologi robot bedah Davinci.
Spesialisasi bedah orthopedic di Island Hospital atau Rumah Sakit (RS) Island, Jalan Macalister, George Town, Pulau Penang, Malaysia yakni Prof Dato' dr. Oh Kim Soon memaparkan untuk jenis Davinci, tindakan bantuan operasi yang mampu dilakukan untuk kategori berlokasi di sekitar bagian perut.
“Davinci bisa untuk operasi radikal prostatectomy, operasi partial dan nephrectomy, operasi kelenjar adrenal, operasi kantung kemih, hingga operasi kelenjar getah bening,” kata Oh Kim saat diwawancara awak media di Island Hospital, Jumat (28/2/2025).
dr Oh Kim menjelaskan kategori operasi sesuai dengan bentuk fasilitas atau fisik robot tersebut.
Di antaranya robot tersebut memiliki empat lengan robotik yang dapat digerakkan secara bebas dan minim ruang untuk operasi.
Lalu dokter yang menggunakan robot tersebut dengan mengawasi melalui konsol juga dipermudah dengan tampilan gambar 3 Dimensi (3D).
Sehingga operasi bedah dapat dilakukan dengan lebih efisien dan tidak perlu dikhawatirkan lagi oleh pasien.
“Pasien jangan perlu khawatir, karena hasilnya dari Davinci itu memiliki pergerakan tepat dan halus, operasi melalui lubang kecil, tahapan kesakitan rendah, lebih cepat pulih, risiko infeksi rendah, kehilangan darah rendah, dan sayatan operasi kecil,” katanya lagi.
Efesien operasi prostat
Pemanfaatan teknologi robot untuk tindakan medis penyakit prostat rupanya pilihan yang efisien dilakukan.
Spesialis bedah anak dan dewasa, dr Badrul Hisham Yeap juga membenarkan hal tersebut.
Ditemui di Island Hospital atau Rumah Sakit (RS) Island, Jalan Macalister, George Town, Pulau Penang, Malaysia pada Jumat (28/2/2025), Badrul mengatakan efisien yang dimaksud berdasarkan meminimalisir resiko untuk pasien pasca operasi dilakukan.
Ketika melakukan operasi menggunakan robot, dokter dapat lebih mudah meminimalisir resiko rusaknya saraf karena bentuk fisik teknologi tersebut yang ramping.
Terlebih di bagian organ dalam ketika bedah prostat terdapat saraf ereksi yang dinilainya sangat fatal jika terdampak, terkhusus pada laki-laki.
“Operasi prostat itu sangat dekat dengan saraf, saraf nya itu cukup kecil dan saraf itu rapat dan sarafnya itu sangat penting untuk ereksi,” kata Badrul.
| Kasus Diabetes di Kabupaten Tangerang Capai 48.815, Sebanyak 60 Warga Meninggal |
|
|---|
| Pasien Stroke Harus Segera Ditangani, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Bedah Syaraf RSUI |
|
|---|
| Waspada, Bareskrim Polri Ungkap Obat Bius Jadi Bahan Campuran Cairan Rokok Vape |
|
|---|
| Waspadai Anak Bermain Gadget Secara Berlebihan, Jangan Sampai Alami Gangguan Mata Minus |
|
|---|
| Tren Viral Klinik Kecantikan, Banyak Pasien Minta Ubah Wajah Mirip Filter Seperti di Media Sosial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Dokter-gunakan-Robot-Davinci.jpg)