Selasa, 2 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Banjir di Bogor

Seorang Warga Cisarua Hilang Usai Terjun ke Kali untuk Selamatkan Istri yang Terbawa Arus Banjir

Seorang warga Bogor, Asep (50), dilaporkan hilang setelah terjun ke kali untuk menyelamatkan istrinya yang terbawa arus banjir.

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
Istimewa
BANJIR BANDANG --- Banjir bandang melanda kawasan Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (2/3/2025) malam. 

TRIBUNBEKASI.COM, BOGOR - Seorang warga Cisarua, Bogor, Asep (50), dilaporkan hilang setelah terjun ke kali untuk menyelamatkan istrinya yang terbawa arus banjir.

Peristiwa ini terjadi di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saat wilayah tersebut diterjang banjir bandang, Minggu (2/3/2025) malam.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengungkapkan Asep dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

"Tim sedang melakukan pencarian," ujar Desiana mengutip TribunJakarta, Minggu malam.

Diketahui banjir bandang menerjang kawasan Cisarua Puncak Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/3/2025) malam.

Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

Kampung Pensiunan, RW 01, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, menjadi daerah yang terdampak paling parah.

Banjir bandang menyebabkan banyak rumah warga mengalami kerusakan berat.

Banjir bandang melanda 9 kecamatan dan 11 desa, dengan arus yang sangat deras di sekitar Pasar Cisarua.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan derasnya aliran air merusak rumah-rumah warga dan merendam sepeda motor.

Seorang pria dalam video tampak panik meminta bantuan, mengkhawatirkan warga yang terjebak di dalam rumah.

Camat Cisarua, Heri Risnandar, menjelaskan banjir terjadi di Desa Tugu Selatan, yang sebelumnya juga pernah mengalami kejadian serupa.

Meskipun tanggul di wilayah tersebut telah diperbaiki, curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai kembali meluap.

"Iya, banjir itu yang meluap yang dulu pernah banjir juga. Sempat jebol kan tanggulnya, sudah dibenerin sama UPT. Mungkin karena curah hujan tinggi, debitnya besar. Dari tadi kan hujan enggak berhenti-berhenti ya rata," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Derasnya aliran air juga menyebabkan jembatan penghubung yang biasa digunakan warga terputus.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved