Berita Karawang
Bantu Para Lansia, Bupati Aep Luncurkan Program "Karawang Nyaah Ka Kolot" Gunakan Gaji ASN
program ini merupakan tindak lanjut program Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi untuk memberikan bantuan sosial terhadap para lansia
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Bupati Karawang, Aep Syaepuloh resmi meluncurkan program bantuan sosial untuk lanjut usia (lansia) bertajuk "Karawang Nyaah Ka Kolot" pada tahun 2025.
Program ini merupakan pemberian bantuan sosial secara sukarela dari para ASN kepada para lanjut usia (lansia) sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati kepada masyarakat.
“Hari ini kita melaksanakan launching Program Karawang Nyaah Ka Kolot,” kata Bupati Karawang, Aep Syaepuloh dalam acara peluncuran program bantuan sosial untuk lansia tersebut, di Plaza Pemda Karawang pada Jumat (11/4/2025).
Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut program Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi untuk memberikan bantuan sosial terhadap para lansia atau orangtua.
Baca juga: Kisah Katori, Pria Lansia Asal Indramayu, Niatkan Diri Ibadah Haji ke Mekkah Naik Sepeda Ontel
Untuk di Jabar namanya Jabar Nyaah Ka Indung dan Karawang nama programnya Karawang Nyaah Ka Kolot. Penamaan itu berdasakan hasil dari koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat melalui zoom dengan para kepala daerah 27 kabupaten/kota beberapa hari yang lalu.
“Alhamdulillah Pak Sekda, Pak Wabup, dan seluruh para asisten, para kepala OPD, kami bersepakat, nama programnya ini Nyaah Ka Kolot. Ini disesuaikan dengan kebijakan masing-masing wilayah,” ucapnya.
Menurut Aep, program bantuan ini menyasar kepadapara lansia yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan seperti program keluarga harapan (PKH) atau bantuan langsung tunai (BLT).
"Kami juga menyasar yang miskin ekstrem. Besar harapan mudah-mudahan, sedikit kita sebagai ASN bisa memberikan keringanan untuk para kolot-kolot yang ada di Karawang,” tuturnya.
Sementara untuk jumlah penerima bantuan ini mencapai hingga 600 lansia yang telah dilakukan pendataan oleh Dinas Sosial dan Dinasa Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Karawang.
“Pendataan kita dengan Dinsos, dengan DPMD, dengan Pak Sekda, jumlahnya sekitar ada 600 lansia,” ungkapnya.
Ia menyampaikan, bantuan sosial ini akan diberikan setiap bulan kepada para penerima bantuan.
Untuk bentuk bantuan yang diberikan bisa berupa uang tunai dengan nominal yang tidak ditentukan maupun bisa juga dalam bentuk sembako.
Untuk jumlah nominal bantuan yang akan diberikan kepada lansia itu tidak ada kententuanya, artinya sukarela dari gaji ASN.
"Kalau misalnya punten kita mau ngasih Rp50 ribu atau Rp100 ribu, lebih baik saya bilang dijadikan sembako saja. Misalkan seperti yang kami berikan, sembako beras, minyak sayur, sarden, gula, termasuk susu,” tutur Bupati.
Bupati berharap program ini menjadi wujud kepedulian ASN terhadap lansia. Tujuannya memiliki rasa empati dan peduli sebagai ASN kepada para kolot atau lansia ini.
| Dibuka Lowongan Kerja Direktur Utama BUMD Petrogas Karawang, Cek Syaratnya! |
|
|---|
| Karawang Siap Punya Pembangkit Listrik dari Sampah, Ini Persiapan Bupati |
|
|---|
| Karawang Diperkirakan Bakal Hujan Ringan Hingga Sore Pada Hari Minggu Ini |
|
|---|
| Dukung Swasembada Pangan, Wakapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak Kuartal I di Cikarang |
|
|---|
| Investasi Karawang Melonjak, Hunian Modern Semakin Menjamur, DPMPTSP Sebut Cermin Daya Saing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Pemkab-Karawang-berikan-bantuan-sosial-lansia.jpg)