Rabu, 29 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Ketua Ormas di Depok Melawan Saat Hendak Ditangkap, Massa Terpancing dan Bakar 3 Mobil Polisi

Polisi gagal menangkap tersangka kasus perusakan dan kasus kepemilikan senjata api ilegal di Cimanggis, Kota Depok, Jumat (18/4/2025) dini hari

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Ign Prayoga
(Dok: Istimewa) 
MOBIL POLISI DIBAKAR --- Mobil polisi dibakar massa OTK di wilayah Pondok Rangon, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat pada Jumat (18/4/2025). 

TRIBUNBEKASI.COM, DEPOK -- Polisi gagal menangkap tersangka kasus perusakan dan kasus kepemilikan senjata api ilegal.

Bahkan, polisi mendapat perlawanan dari massa. 

Massa kemudian menghalau para petugas dan membakar tiga mobil polisi.

Aksi massa melawan petugas ini terjadi di Kampung Baru, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (18/4/2025) dini hari.

Tiga mobil polisi hangus terbakar setelah massa melakukan perlawanan hebat saat aparat berusaha menangkap tersangka ketua organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat dalam dua kasus besar.

Peristiwa yang terekam viral di media sosial itu menyaksikan detik-detik menegangkan saat sejumlah orang mengepung mobil polisi dan melampiaskan amarahnya dengan membakar kendaraan dinas tersebut.

Kasatreskrim Polres Metro Depok, AKBP Bambang Prakoso, mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermula saat polisi berusaha mengeksekusi surat perintah untuk membawa tersangka kasus perusakan dan kepemilikan senjata api ilegal.

Sejumlah polisi yang menggunakan empat mobil kemudian mendatangi tempat tinggal tersangka di Kampung Baru, Harjamukti, Depok, pada Jumat pukul 01.30 WIB.

Dalam saat proses penangkapan, tersangka melawan dengan keras.

"Sekitar pukul 01.30 WIB tim Satreskrim Polres Depok yang berjumlah 14 personel mendatangi lokasi untuk mencari orang tersebut dan berhasil didapatkan yang bersangkutan," ujar Bambang.

Menurut Bambang, saat tim kepolisian berusaha menjelaskan surat perintah penangkapan, mereka justru mendapat perlawanan sengit dari tersangka.

Tidak hanya itu, suasana semakin memanas setelah suara gaduh dan pertengkaran yang keras menarik perhatian warga sekitar.

"Terjadi pergumulan yang cukup sengit dan ada suara ribut yang cukup keras dari peristiwa itu yang diketahui oleh lingkungan sekitar," ungkap Bambang.

Warga lingkungan sekitar yang mengetahui kejadian itu kemudian menyerang personel kami," sambungnya.

Massa yang datang dengan cepat menghalangi proses penangkapan dan mulai melemparkan berbagai benda ke arah petugas.

Dramanya semakin memuncak ketika empat kendaraan roda empat yang digunakan oleh tim kepolisian terjebak dalam kerumunan.

Hanya satu mobil yang berhasil kembali ke Polres Depok, sementara tiga mobil lainnya tertahan di lokasi dan dibakar oleh warga yang marah.

 

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved