Sabtu, 13 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Oknum Polisi di Subang Hina Musisi Sebagai Profesi Murahan, Sengsara, dan Tak Bisa Kaya

Media sosial diramaikan oleh cuplikan video seorang polisi menghina profesi seniman pada sebuah panggung hajatan di Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
Tangkapan layar Instagram Polres Subang dan Lensa Berita Jakarta
POLISI HINA SENIMAN - Aiptu Hendra Gunawan, yang menghina seniman di atas panggung hajatan di Subang, meminta maaf atas perkataannya. Ia mengaku khilaf telah menyebut seniman murahan dan akan selalu sengsara hidupnya. (Tangkapan layar Instagram Polres Subang dan Lensa Berita Jakarta). 

TRIBUNBEKASI.COM, SUBANG - Media sosial diramaikan oleh cuplikan video seorang polisi menghina profesi seniman.

Peristiwa ini terjadi pada sebuah panggung hajatan di Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

Video yang viral tersebut, seorang pria berkepala plontos berdiri di panggung. Pria yang dinarasikan sebagai polisi itu tidak mengenakan seragam Polisi. Hanya saja, dia memakai kaus berlogi Polri. 

Di hadapan warga yang mengerumuni panggung hiburan, polisi itu memegang mic lalu mengeluarkan kalimat bernada merendahkan para pemain musik di panggung tersebut. 

"Bayarannya berapa? Saya tanya bayarannya berapa? Saya tanya bayarannya berapa?" ujar polisi itu berulang kali kepada salah satu orang di atas panggung. 

"Di Subang itu, yang punya hajatan itu enggak bakal untung, rugi semua. Yang punya duit, yang enggak punya duit, silakan joget," tambahnya. 

Polisi yang mengenakan kacamata hitam itu menyebut bahwa musisi atau seniman tak bakal sejahtera dan selalu hidup dalam kesengsaraan. 

"Orang seni itu murahan. Bener enggak? Murahan. Orang seni enggak bakal ada yang kaya. Sengsara semua orang seni. Makanya silakan joget," kata anggota polisi tersebut yang perkataannya itu tidak berkolerasi satu sama lain. 

Setelah melempar perkataan yang menghina seniman, polisi itu menikmati lagu sembari duduk dan merokok di atas speaker panggung. 

Ia kemudian berdiri lalu berjoget. Beberapa kali, dia berjoget sembari menghembuskan asap rokok dari mulutnya. 

"Bukan memberikan contoh yang baik malah ngehina seniman. Joget-joget," ujar si perekam polisi yang sedang joget tanpa rasa bersalah itu. 

Perkataan merendahkan ini yang memantik amarah para seniman.

Dalam narasi yang beredar, oknum polisi itu beridentitas Aiptu Hendra, Bhabinkamtibmas Desa Jambelaer, Dawuan, Kalijati, Subang, Jawa Barat. 

Saat menghina seniman di atas panggung itu, ia diduga dipengaruhi minuman alkohol. 

Dites urine

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved