Senin, 13 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Waspada! Diduga Penyalur Kerja Bodong Beraksi di Kota Bekasi

Seorang diduga wanita dalam video yang diterima TribunBekasi.com menjelaskan kalau dirinya ditipu hingga mengakibatkan kerugian materil.

|
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra
PENYALUR KERJA BODONG - Lokasi penyalur kerja bodong di kawasan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (28/4/2025). (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR —  Aktivitas penyalur kerja bodong beraksi di kawasan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi hingga membuat resah para pencari kerja.

Berdasarkan video yang diterima TribunBekasi.com pada Senin (28/4/2025), aktivitas penyalur kerja bodong tersebut dilakukan di Komplek Plaza Bekasi Jaya, Jalan Insinyur H Juanda.

"Hari ini gue ditipu lowongan pekerjaan bodong di depan Transmart Bekasi masuk ke ruko-ruko," ucap seorang wanita dalam salah satu tayangan video yang diterima TribunBekasi.com.

Seorang diduga wanita dalam video itu menjelaskan kalau dirinya ditipu hingga mengakibatkan kerugian materil.

"Anjir gua ditipu Rp 600 ribu lewat di belakang Richeese C14, buat kalian jangan mau ke sini, masuk ruko-ruko pokoknya rupanya ada di belakang sana," jelas wanita tersebut.

Sementara menurut warga sekitar, Aris (62) menuturkan tidak mengetahui secara pasti apakah benar adanya dugaan penyaluran tenaga kerja bodong di lokasi tersebut atau tidak.

Baca juga: Susun RPJMD 2025-2029, Bupati Karawang Aep Tambah Puskesmas Rawat Inap dan Mal Pelayanan Publik

Baca juga: Kuasa Hukum Bantah Ada Arahan Jokowi untuk Laporkan Roy Suryo Dkk Soal Tuduhan Ijazah Palsu

Namun ia memastikan tempat tersebut beroperasi untuk menyalurkan pekerjaan.

"Kegiatan (ruko) itu memang menerima lamaran kerja dijamin masuk, kalau yang saya tanya itu ada dua orang (peminat) dari ruko itu dikenakan biaya katanya," tutur Aris di lokasi ruko, Senin (28/4/2025).

Aris menegaskan biaya yang perlu dikeluarkan peminat untuk pelayanan jasa itu mencapai Rp 1,5 juta per orang.

Kemudian untuk per satu hari, tercatat ada lebih kurang lima orang peminat yang kerap mendatangi ruko tersebut diduga untuk meminta disalurkan pekerjaan.

"Dua orang waktu itu saya tanya katanya dikenakan biaya, biayanya itu saya tanya dua kali, pertama dia bayar Rp 800 ribu, panggilan kedua Rp 1,5 juta dijamin langsung masuk tapi kurang tahu lanjutannya," tegasnya.

Baca juga: Sempat Kejang, Sopir Angkot Meninggal di Dalam Kendaraan di Kawasan Setiabudi

Baca juga: Cek Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Senin Ini Turun Rp 5 Per Gram Jadi Segini

Pantauan TribunBekasi.com di lokasi pada Senin (28/4/2025), ruko tersebut saat ini dalam kondisi tertutup rolling door dan digembok.

Kemudian jendela di lantai dua ruko terlihat terbuka, hanya saja tidak ada aktivitas. 

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved