Jumat, 15 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Idul Adha

Sapi Kurban Ngamuk Jelang Disembelih, Seorang Bocah Alami Patah Tulang

Seekor sapi kurban mengamuk hingga menyeruduk anak-anak di sebuah kawasan di Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat.

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
cctv
SAPI STRES - Sapi kurban yang akan disembelih saat Hari Raya Idul Adha lepas dan mengamuk. Peristiwa ini terjadi di Jalan Kopo, Gang Pabrik Kulit Selatan, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jumat (6/6/2025). 

TRIBUNBEKASI.COM, BANDUNG -- Seekor sapi kurban mengamuk hingga menyeruduk anak-anak.

Insiden ini terjadi menjelang momen penyembelihan hewan kurban di sebuah kawasan di Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/6/2025). 

Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak seekor sapi berbulu putih itu menyeruduk kerumunan anak-anak yang tengah berada di dalam gang untuk menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban.

Peristiwanya terjadi di Jalan Kopo, Gang Pabrik Kulit Selatan, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bojongloa Kaler.

Akibat hal itu, banyak anak yang terjatuh hingga terinjak sapi tersebut.

Bahkan sejumlah bocah mengalami luka karena mereka tak sempat menyelamatkan diri, mengingat kondisi gang cukup sempit dan dipenuhi orang.

"Awalnya mau ditaliin ke tiang, tapi ternyata si sapi itu lihat anak-anak, lihat banyak orang jadi belok." 

"Ternyata sapi itu lompat, langsung lari," ujar panitia kurban, Febri Gunawan, di lokasi kejadian, dilansir Tribun Jabar, Jumat.

Ia menyebut, sapi itu terlihat agresif ketika diturunkan dari truk maupun saat di perjalanan.

Kemudian saat tiba di lokasi, sapi itu melihat banyak orang sampai kemungkinan besar mengalami stres dan langsung kabur.

Sapi tersebut melarikan diri sejauh 100 meter dan sempat merusak dua unit sepeda motor.

Hingga akhirnya, sapi yang berbobot hampir 800 kilogram itu pun terjebak di salah satu rumah warga.

"Jadi warga yang diseruduk banyak, ada anak-anak kecil, dan bapak-bapak."

"Terus masuk (halaman rumah warga), tapi gerbangnya langsung ditutup," ucap Febri.

Imbas kejadian ini, sebanyak empat orang anak dan satu orang dewasa menjadi korban.

Sumber: TribunJabar.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved