Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Viral

Viral! Menu Makan Bergizi Gratis di Tangsel Diganti Beras Mentah, Ini Alasannya

Adapun, beras mentah dipilih karena daya simpannya yang tinggi dan fleksibilitasnya untuk dikonsumsi sesuai kebutuhan keluarga siswa.

Tayang:
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Dedy
Pixabay/Lightluna94 via Kompas.com
ILUSTRASI BERAS MENTAH --- Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang Selatan menjadi sorotan karena menu makan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa viral di media sosial.  Salah satu hal yang menimbulkan pertanyaan dalam pemberian MBG tersebut adalah keputusan sekolah untuk memberikan beras dalam bentuk mentah, bukan makanan siap saji atau beku.  

TRIBUNBEKASI.COM, CIPUTAT TIMUR --- Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang Selatan menjadi sorotan karena menu makan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa viral di media sosial. 

Salah satu hal yang menimbulkan pertanyaan dalam pemberian MBG tersebut adalah keputusan sekolah untuk memberikan beras dalam bentuk mentah, bukan makanan siap saji atau beku. 

Ternyata bukan tanpa alasan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mualaf Indonesia Timur (Yasmit) Ciputat Timur menjelaskan bahwa langkah pemberian MBG tersebut merupakan keputusan logistik yang terencana dan bertujuan menjaga kualitas serta ketahanan makanan.

Adapun, beras mentah dipilih karena daya simpannya yang tinggi dan fleksibilitasnya untuk dikonsumsi sesuai kebutuhan keluarga siswa.

Baca juga: Siswa di Bogor Korban Keracunan Menu MBG Terus Bertambah, Pemkot Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

"Kami mempertimbangkan kondisi sekolah yang sedang libur, menjalani class meeting, atau ujian. Dalam situasi ini, anak-anak tidak berada di sekolah dan tidak memungkinkan untuk menyantap makanan langsung di lokasi. Maka, beras diberikan mentah agar bisa disimpan lebih lama dan dimasak di rumah,” jelas Kepala SPPG Yasmit Ciputat Timur, A. Basiro saat dikonfirmasi, Rabu (18/6/2025).

Selain itu, pihaknya secara tegas menghindari penggunaan makanan beku karena berisiko basi jika tidak segera disimpan di tempat yang layak. 

Ia mengatakan, banyak siswa yang tidak langsung menyampaikan makanan kepada orang tua, sehingga dikhawatirkan justru berujung pada pemborosan atau gangguan kesehatan akibat makanan yang rusak.

“Kami juga tidak memilih makanan siap saji dalam kemasan karena biasanya mengandung pengawet, pewarna, atau pemanis buatan. Kami ingin anak-anak mengonsumsi makanan yang sehat dan alami, sejalan dengan semangat real food yang kami usung sejak awal,” ujar Basiro.

Dalam hal distribusi, pihaknya telah menyesuaikan skema pengantaran makanan agar tetap efisien meski tidak ada aktivitas tatap muka di sekolah. 

Paket makanan yang terdiri dari lauk matang dan beras mentah dibagikan secara terjadwal dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing siswa.

"Kami menghindari penggunaan makanan beku karena khawatir siswa lupa menyampaikannya kepada orang tua, yang bisa menyebabkan makanan basi dan tidak dapat dikonsumsi," kata Basiro.

BERITA VIDEO : PRESIDEN CEK MAKAN BERGIZI GRATIS DI JAKTIM

Sebagaimana diketahui, program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Tangerang Selatan ramai diperbincangkan warganet usai beredar unggahan di media sosial X yang menyebutkan bahwa siswa hanya menerima bahan mentah untuk lima hari ke depan. 

Unggahan akun Trinity Traveler di media sosial X menyebut bahwa siswa SD Negeri hanya menerima bahan mentah untuk konsumsi selama lima hari. 

"Baru tau MBG sekarang dikasih bahan mentahnya doang sekalian utk 5 hari!" tulis akun tersebut dikutip Rabu (18/9/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved