Berita Karawang
Mendadak, Bupati Karawang Aep Rotasi dan Mutasi Jabatan di Tempat Pelelangan Ikan
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa rotasi dan mutasi ini dilakukan untuk penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Bupati Karawang, Aep Syaepuloh secara mendadak melakukan rotasi dan mutasi pejabat eselon II di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, pada Sabtu, (21/6/2025).
Awalnya, para pejabat diminta hadir kegiatan penanaman pohon mangrove dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Karawang tahun 2025.
Tiba-tiba saja sebelum pelaksanaan, sejumlah pejabat dipanggil untuk berbaris dan ternyata ada rotasi mutasi jabatan.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa rotasi dan mutasi ini dilakukan untuk penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.
Ia menekankan bahwa tidak ada praktik jual beli jabatan dalam proses tersebut.
"Ini merupakan upaya kami dalam penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan daerah, serta untuk kebutuhan organisasi. Dan saya tegaskan, sama sekali tidak ada jual beli jabatan," ujar Bupati Aep kepada awak media.
Baca juga: Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Ikuti Pendidikan Kader Pratama di Sekolah Partai
Baca juga: Lokasi Layanan Samsat Keliling di Kota/Kabupaten Bekasi dan Karawang, Senin 23 Juni 2025 Besok
Ia berharap kepada para pejabat yang telah dilantik untuk segera bekerja dan menunjukkan kinerja terbaik dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Mari kita bekerja bersama, sama-sama bekerja. Pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur merupakan prioritas utama kita ke depan,” tegasnya.
Bupati Aep sengaja melantik di daerah pesisir Karawang. Tentu diharapkan bisa menjadi perhatian bersama dan sekaligus juga dalam rangka penanaman mangrove yang turut melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Penanaman mangrove hari ini ada 2000 pohon dan melibatkan kepala desa, masyarakat, serta tokoh agama. Ini bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan,” jelasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Asep Aang Rahmatullah, menjelaskan bahwa proses rotasi dan mutasi ini dilakukan berdasarkan sistem merit dan telah mendapatkan persetujuan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Sebanyak 11 pejabat eselon II yang masuk dalam rotasi mutasi, tetapi hari ini ada 10 yang dilantik karena satu orang sedang melaksanakan ibadah haji," katanya.
Baca juga: Perpanjangan SIM Kabupaten Bekasi, Senin 23 Juni 2025 Besok di Dua Lokasi Satpas, Cek Syaratnya
Baca juga: Layanan SIM Keliling Karawang Senin Besok, 23 Juni 2025, Catat Syarat yang Diperlukan
Abas Sudrajat kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setelah sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Sementara itu, posisi yang ditinggalkan Abas diisi oleh Suwandi yang sebelumnya merupakan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Sujana Ruswana yang semula menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, kini dipercaya menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
| Narkoba Dibungkus Kondom, Modus Baru di Lapas Karawang Digagalkan |
|
|---|
| Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia Resmi Beroperasi di Karawang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Baru |
|
|---|
| BTN Dukung Kejari Karawang Usut Dugaan KPR Fiktif oleh Pengembang |
|
|---|
| Cafe Balandongan Raja Kami Karawang, Bernuansa Budaya Sunda hingga Hadirkan Jamu Modern |
|
|---|
| Bobotoh Karawang Dilarang Konvoi Saat Laga Panas PSM Makassar Vs Persib Bandung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Mutasi-pejabat2-22-jun.jpg)