Selasa, 12 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

SPMB Karawang 2025, Bupati Aep Pastikan Tidak Ada Jual Beli Kursi

Para Kepala Sekolah SD dan SMP diingatkan untuk tidak main-main apalagi melakukan praktik jual beli kursi dalam penerimaan siswa baru.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
TINJAU SPMB - Bupati Karawang, Aep Syaepuloh saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 di SMPN 1 Tempuran pada Selasa (24/6/2025). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan tidak ada jual beli kursi pada proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 tingkat SD dan SMP.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengingatkan dan mengimbau kepada para Kepala Sekolah SD dan SMP yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah untuk tidak main-main apalagi melakukan praktik jual beli kursi dalam penerimaan siswa baru.

"Jangan main-main tidak ada praktik jual beli kursi dalam proses SPMB di Karawang," kata Aep pada Jumat (27/6/2025).

Aep juga menyampaikan, ketika kuota beberapa kategori tidak terpenuhi agar memberikan kuotanya untuk masyarakat tidak mampu.

Sehingga anak-anak tak mampu itu mempunyai kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan.

"Nanti dinas bisa melihat dan turun koordinasi dengan desa setempat sekitar sekolah untuk akomodir warga tak mampu jika ada kategori tidak terpenuhi kuotanya," imbuhnya.

Baca juga: SIM Keliling Kabupaten Bekasi, Jumat 27 Juni 2025 Tutup, Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi Jumat 27 Juni 2025 Ini Tutup, Libur Hari Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H

Sementara itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) memastikan SPMB tahun 2025 di Kabupaten Karawang bejalan lancar.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikpora Karawang, Mulyana Surya Atmaja menyampaikan, SPMB sejauh ini berjalan lancar sesuai tahapan.

Pihaknya bekerjasama dengan Diskominfo untuk memastikan data secara real-time dan sistem terus diuji coba agar aman dari peretasan atau ganguan lainnya.

"Saya sudah mengantisipasi supaya tidak terjadi kendala internet, bekerjasama dengan Diskominfo, servernya disimpan di Diskominfo, bekerjasama dengan programer, membuat coding-coding, sudah selesai 6 bulan sebelum hari-H," jelasnya.

Adapun jadwal dan kuota SPMB SD-SMP ditahun 2025 ini, Untuk jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN), Musa menyebut terdapat tiga jalur penerimaan, yakni domisili (70 persen), afirmasi (25 persen), dan mutasi (5 persen).

Pendaftaran SD dibuka mulai 3 Juli hingga 10 Juli 2025 pukul 14.00 WIB. Hasil seleksi diumumkan pada hari yang sama pukul 16.00 WIB. Setiap rombongan belajar akan diisi 28 hingga 40 siswa.

Baca juga: Pemuda Bekasi yang Aniaya Ibunya Sendiri, Dipengaruhi Eksimer saat Beraksi 

Baca juga: Begini Tampang Pelaku Sodomi Anak di Bekasi, Ditangkap Warga hingga ke Atap Rumah

Sementara itu, untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat empat jalur penerimaan: domisili (50 persen), afirmasi (20 persen), prestasi (25 persen), dan mutasi (5 persen).

Pendaftaran SMP dimulai 23 Juni sampai 2 Juli 2025 pukul 14.00 WIB, dan pengumuman seleksi pada pukul 16.00 WIB. Jumlah siswa per rombel di SMP berkisar antara 32 hingga 45 orang. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved