Berita Bekasi

Abaikan Imbauan Bupati, Buruh Kembali Demo Yamaha Music di Kawasan Industri MM2100 Cikarang

Massa aksi buruh juga menutup akses keluar masuk pabrik. Akses jalan depan pabrik itu ditutup dan tidak bisa dilintasi kendaraan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
DEMO BURUH/ Massa buruh kembali menggelar aksi unjuk rasa di PT Yamaha Music Manufacturing Asia (YMMA) di kawasan industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Selasa (8/7/2025). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI — Massa buruh kembali menggelar aksi unjuk rasa di PT Yamaha Music Manufacturing Asia (YMMA) di kawasan industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Selasa (8/7/2025).

Hasil pantauan di lokasi, puluhan massa itu datang melakukan aksi unjuk rasa di depan PT YMMA. 

Akibatnya, akses jalan depan pabrik itu ditutup dan tidak bisa dilintasi kendaraan.

Petugas pun mengalihkan kendaraan ke jalur lainnya di seberang PT YMMA dan diterapkan dua arah yang menyebabkan kepadatan arus lalu lintas.

Massa aksi buruh juga menutup akses keluar masuk pabrik.

Dalam orasinya, massa buruh menuntut agar perusahaan kembali mempekerjakan dua karyawan yang di PHK.

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT NSCMI Butuh Assistant Manager Production Engineering

Baca juga: Kali Ulu Meluap, Permukiman Warga Karangraharja Bekasi Terendam Banjir hingga 1 Meter

Mereka meminta perusahaan agar bisa berdialog dan menemui serikat buruh.

Jika tidak, maka mereka akan terus melakukan unjuk rasa.

Seorang karyawan Yamaha Music mengeluhkan aksi unjuk rasa tersebut.

Menurutnya, massa yang demo itu sebagian besar bukan karyawan Yamaha Music.

"Ganggu bangat sebetulnya, itu engga semua karyawan Yamaha Music. Kebanyakan malah bukan," kata yang meminta identitas dirahasiakan.

Ia menyebutkan, akibat aksi itu tidak bisa masuk untuk bekerja padahal sudah datang ke perusahaan.

Baca juga: BUMD Kota Bekasi PT SPB Raih Penghargaan Pengendalian Piutang Pelanggan Terbaik

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Syarifah Sidah Alatas, Notaris asal Bogor, Satu Pelakunya Tinggal di Cibitung

"Saya kan shift 2 ya engga bisa masuk, karena demonya suka mendadak. Bingung mau kerja engga bisa masuk, engga kerja tapi kan butuh absensi. Jadinya ya nunggu aja disekitar pabrik," katanya.

Abaikan Imbauan Bupati

Sebelumnya, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama Wakil Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja, Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Apri Fajar dan Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Maman Badruzaman melakukan pertemuan antara manajemen PT YMMA dengan serikat pekerja pada Jumat, 4 Juli 2025 lalu.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved