Info Pendidikan
Imbas Kebijakan Rombel KDM, SMA Muhammadiyah 1 Depok Hanya Terima 4 Murid Baru
Mewakili SMA Muhammadiyah 1 Depok, Fikria Irsyad menjelaskan, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, PANCORAN MAS --- SMA Muhammadiyah 1 Depok hanya menerima empat murid baru di tahun ajaran baru 2025-2026.
Kondisi minimnya murid baru di SMA Muhammadiyah 1 DSepok tersebut diduga imbas kebijakan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) soal rombongan belajar (rombel) 50 siswa di SMA Negeri.
Pantauan TribunnewsDepok.com di lokasi, ruang kelas X SMA Muhammadiyah 1 Depok hanya diisi oleh empat murid baru, semuanya berjenis kelamin perempuan.
Ruang kelas pun terlihat kosong, keempat murid tersebut hanya mengisi bangku paling depan.
Baca juga: Prihatin, SMP Persada Bhakti Kota Bekasi Hanya Dapat Tiga Murid Baru
Sementara, bangku dan kursi di sisi samping dan belakang dibiarkan kosong, tak berpenghuni.
Mewakili SMA Muhammadiyah 1 Depok, Fikria Irsyad menjelaskan, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Namun hingga kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai pada Senin (14/7/2025), hanya ada lima murid yang mendaftar.
“Cuma yang datang sampai sekarang itu cuma empat, satunya lagi tuh belum konfirmasi,” kata Fikria di lokasi, Selasa (22/7/2025).
Tahun-tahun sebelumnya, SMA Muhammadiyah 1 Depok bisa menerima di atas 20 murid baru.
Fikria menduga, merosotnya jumlah murid baru di SMA Muhammadiyah 1 Depok imbas kebijakan rombongan belajar (rombel) 50 siswa di SMA Negeri.
Kebijakan KDM tersebut dinilai menjadi salah satu faktor murid di SMA swasta turun.
“Cuma untuk, mungkin ya, dari regulasi penerimaan di SPMB sekolah negerinya, mungkin kan dimundurin lagi tuh. Terus juga rombelnya jadi ditambahkan menjadi setahu saya 50,” pungkasnya.
(Sumber : TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy/m38)
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp
| BNN Usulkan Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Narkotika Masuk Kurikulum Sekolah dari TK Hingga SMP |
|
|---|
| Berkaca dari Siswa SMAN 1 Cimarga Mogok Belajar, FWK Ingatkan Pemerintah Perbaiki Dunia Pendidikan |
|
|---|
| ITPLN Bangun Sekolah Vokasi Ikatan Kerja, 100 Lulusan Terbaik Disalurkan ke Perusahaan Multinasional |
|
|---|
| MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis Biaya Sekolah, Warga Sambut Baik Tapi Kapok Janji Manis |
|
|---|
| Prabowo Bangun 35 Kampus untuk Warga Miskin, Target Beroperasi Juli 2025 Mendatang, Ini Syaratnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/SMA-Muhammadiyah-1-Depok-cuma-terima-4-anak.jpg)