Demo Bupati Pati
DPRD Pati Sepakat Bentuk Pansus Pemakzulan Bupati Sudewo
DPRD Kabupaten Pati mengusulkan hak angket terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, Rabu (13/8/2025).
TRIBUNBEKASI.COM, PATI -- DPRD Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar rapat paripurna untuk membuat panitia khusus (pansus) dan mengusulkan hak angket terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, Rabu (13/8/2025).
Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menuturkan usulan hak angket telah disepakati dan memenuhi syarat formal.
Dia mengatakan mayoritas anggota DPRD menyepakati terkait usulan hak angket pemakzulan Sudewo sebagai Bupati Pati.
"Anggota DPRD Kabupaten Pati yang telah menandatangani daftar hadir berjumlah 42 orang anggota dari 50 orang anggota," kata Badrudin, dikutip dari YouTube Tribun Jateng.
"Dengan demikian, pada tanggal 13 Agustus 2025 dengan acara usul hak angket anggota DPRD Kabupaten Pati atas kebijakan Bupati Pati tepat pada pukul 13.13 WIB saya nyatakan dibuka," sambung Badrudin.
Dengan kesepakatan ini, maka pansus pemakzulan Sudewo resmi dibentuk dengan diketuai oleh anggota DPRD dari Fraksi PDIP Bandang Waluyo dan wakilnya adalah anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Juni Kurnianto.
"Mereka segera bekerja usai seminggu terbentuk," ujar Badrudin.
Hak angket adalah hak DPRD untuk melakukan penyelidikan terhadap kebijakan pemerintah kabupaten yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan masyarakat, daerah, dan negara yang diduga bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengusulan hak angket disertai dengan dokumen yang memuat paling sedikit: materi kebijakan dan/atau pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang akan diselidiki
alasan penyelidikan.
Rapat paripurna DPRD Pati dilaksanakan bertepatan dengan demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh warga Pati yang menuntut agar Sudewo lengser sebagai Bupati Pati.
Demonstrasi digelar sejak Rabu pagi hingga sore hari dan sempat ricuh ketika massa melempari Kantor Bupati Pati dengan botol air mineral dan sayur busuk.
Lalu, pada Rabu sore, Sudewo pun akhirnya menemui massa dan menyampaikan permintaan maaf.
Dia muncul dari dalam kendaraan taktis (rantis) milik kepolisian.
Politikus Partai Gerindra itu pun meminta maaf atas kebijakannya sebagai Bupati Pati dan berjanji akan lebih baik.
Baca juga: Minta Maaf di Depan Pendemo, Bupati Pati Sudewo Dilempar Sandal dan Air Kemasan
"Bismillahirrahmanirrahim, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya akan berbuat yang lebih baik," ungkap Sudewo.
| Bupati Sudewo Menghilang, Warga Pati Lakukan Aksi Menyalakan Lilin di Alun-Alun |
|
|---|
| Sesalkan Aksi Demo Massa Tuntut Bupati Pati Mundur, Kapolri: Usut Tuntas Pelaku Pembakaran! |
|
|---|
| Sempat Diperiksa Polisi, 22 Pentolan Demo di Pati Dipulangkan ke Keluarga |
|
|---|
| Bupati Pati dapat Teguran Keras dari Gerindra, Orang Kepercayaan Prabowo Angkat Bicara |
|
|---|
| 34 Orang Terluka dalam Unjuk Rasa Terbesar di Pati, Polisi Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Demo-di-Kantor-Bupati-Pati.jpg)