Berita Karawang
Dua Pemuda di Karawang Jadi Korban Pemerasan dan Penyekapan Komplotan Mengaku Polisi
Ketiga pelaku itu berpura-pura sebagai anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat saat memperdayai korbannya.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Polres Karawang mengungkap kasus pemerasan dan penyekapan terhadap dua pemuda oleh komplotan yang mengaku polisi di Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang.
Dua pemuda itu peras uang sebesar Rp 20 juta, lalu disekap dan dibuang dipinggir jalan dengan mata tertutup dan tangan terikat.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah mengatakan, tiga tersangka yang berhasil ditangkap tersebut masing-masing berinisial AR (31), E (28) dan IS (40).
Ketiga pelaku itu berpura-pura sebagai anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat saat memperdayai korbannya.
Komplotan ini mengincar dua pemuda yang tengah berhenti di motor sambil bermain ponsel, yakni Saepudin dan Dirli.
Kasus itu terjadi di Kampung Krajan I RT/RW 005/002, Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang pada Kamis (3/7/2025) tengah malam.
"Para tersangka berkeliling kemudian melihat ada dua orang korban itu," kata AKBP Fiki N Ardiansyah saat konferensi pers pada Kamis (14/8/2025).
Fiki melanjutkan, para tersangka berhenti tepat didepan motor kedua korban, setelah itu menghampiri korban dan menanyakan sedang apa kepada kedua korban dan dijawab sedang menunggu teman.
Namun para tersangka tidak percaya dan langsung mengambil handphone korban dan dicek oleh para tersangka.
Kemudian salah seorang tersangka mengatakan kepada korban bahwa dari pihak kepolisian dan menyuruh korban ikut masuk ke mobilnya sambil menodongkan sajam jenis golok ke arah kedua korban.
Baca juga: Anak Down Syndrome Punya Banyak Potensi, Begini Cara Mengasahnya
Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Buruan, PT NT Piston Ring Indonesia Butuh Operator Produksi
Karena kedua korban takut, akhirnya ikut masuk ke dalam mobil.
Para tersangka membawa kedua korban menuju ke basecamp yang merupakan kediaman salah seorang tersangka.
“Para tersangka melakukan aksi pemerasan terhadap keluarga korban, dengan cara menelepon dan menyerahkan uang sebesar Rp 20 juta" jelasnya.
Setelah mendapatkan uang tersebut, kedua korban dibuang di pinggir jalan dengan keadaan masih tertutup matanya dan kedua tangannya diikat menggunakan lakban.
Sementara itu, Kasat Reskrim, AKP M Nazal Fawwaz menjelaskan, ketiga tersangka belakangan diketahui sehari-harinya merupakan buruh.
| Polisi Bongkar Makam Ungkap Kejanggalan Kematian Balita di Karawang |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Bakal Tata Jalan Tuparev Jadi Kawasan Kota Tua Karawang |
|
|---|
| Tanpa Demo, Forkopimda dan Buruh Karawang Kompak Gelar Bakti Sosial di Hari Buruh |
|
|---|
| Karawang Targetkan Angka Stunting Turun Jadi 9 Persen, Berapa Alokasi Anggarannya? |
|
|---|
| Bupati Karawang akan Batasi Benang Layang-layang Imbas Pemotor Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/pemerasan2-14-Ags.jpg)