Bahaya Polip Rahim yang Sering Tak Disadari, Bisa Hambat Kehamilan
Polip endometrium atau polip rahim merupakan salah satu gangguan pada kesehatan reproduksi yang sering tidak disadari oleh wanita
Ringkasan Berita:
- Polip endometrium atau polip rahim merupakan gangguan pada rahim yang sering tidak disadari, namun dapat memengaruhi siklus menstruasi dan kesuburan wanita.
- Gejalanya meliputi perdarahan menstruasi tidak teratur, flek di luar siklus haid, serta penurunan peluang kehamilan akibat gangguan implantasi embrio.
- Diagnosis dan penanganan dapat dilakukan melalui histeroskopi yang memungkinkan dokter melihat dan mengangkat polip secara langsung dengan prosedur minimal invasif.
TRIBUNBEKASI.COM– Polip endometrium atau polip rahim merupakan salah satu gangguan pada kesehatan reproduksi yang sering tidak disadari oleh wanita, namun dapat berdampak pada siklus menstruasi hingga kesuburan.
Kondisi ini kerap tidak menunjukkan gejala khas sehingga banyak kasus baru terdeteksi setelah keluhan berlangsung cukup lama.
Gejala Polip Rahim
Polip rahim dapat menyebabkan perdarahan menstruasi tidak teratur, flek di luar siklus haid, hingga gangguan kesuburan.
Dalam data medis, prevalensi polip endometrium diperkirakan terjadi pada 10 persen hingga 30 persen wanita dengan keluhan perdarahan uterus abnormal.
Selain itu, keberadaan polip dapat menurunkan tingkat implantasi embrio di dalam rahim yang berdampak pada peluang kehamilan.
Metode Pemeriksaan Histeroskopi
Penanganan dan diagnosis polip rahim dapat dilakukan melalui prosedur histeroskopi, yang digunakan untuk melihat kondisi di dalam rongga rahim secara langsung.
Metode ini memungkinkan dokter untuk mendeteksi sekaligus mengangkat polip dalam satu tindakan.
Penjelasan Dokter
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Columbia Asia Hospital Pulomas dr. Francesca Ivanna menjelaskan bahwa polip endometrium sering tidak terdiagnosis karena gejalanya tidak spesifik.
“Gejala yang muncul seperti flek di luar siklus haid atau sulit hamil sering tidak langsung mengarah pada polip,” ujarnya.
Melalui histeroskopi, dokter dapat melihat kondisi rahim menggunakan kamera khusus serta melakukan pengangkatan polip tanpa sayatan besar dalam satu prosedur.
Penanganan Minimal Invasif
Histeroskopi termasuk prosedur minimal invasif dengan risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan metode konvensional seperti kuretase.
Waktu pemulihan pasien juga relatif lebih cepat sehingga dapat segera kembali beraktivitas normal.
Layanan pemeriksaan ini tersedia di Columbia Asia Hospital Pulomas sebagai salah satu opsi pemeriksaan dan penanganan kelainan di dalam rahim.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Polip Rahim
tingkat kesuburan wanita
Polip endometrium
Columbia Asia Hospital Pulomas
dr Francesca Ivanna
| Cek Jadwal Iduladha 2026 Pemerintah, NU dan Muhammadiyah |
|
|---|
| Asyik Main Perosotan di Gorong-gorong saat Hujan, Kakak Adik di Jaktim Tewas Tenggelam |
|
|---|
| Jadwal, Lokasi dan Persyaratan SIM Keliling Kabupaten Bekasi Selasa 26 Mei 2026 |
|
|---|
| Jadwal, Lokasi dan Persyaratan SIM Keliling Karawang Selasa 26 Mei 2026 |
|
|---|
| Jadwal, Lokasi dan Persyaratan SIM Keliling Kota Bekasi Selasa 26 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/tindakan-medis.jpg)