Kebakaran Kantor Terra Drone
Terungkap, Gedung Terra Drone yang Terbakar di Jakpus Jadi Tempat Servis dan Kantor
“Perusahaannya perusahaan Jepang. Kalau pemimpin perusahaan yang di situ bukan orang Jepang,
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
Dia kemudian memasuki area gedung yang sudah dipasang garis polisi.
Pecahan kaca, puing bangunan, dan sisa material terbakar masih terlihat berserakan di sekitar lokasi.
Dalam kunjungannya, Tito menyampaikan bahwa Presiden memberikan perhatian besar terhadap tragedi ini.
Ia menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pembangunan dan kelayakan fungsi gedung, khususnya terkait pencegahan serta mitigasi kebakaran.
“Bapak Presiden (Prabowo Subianto) memberikan atensi yang sangat luar biasa terhadap peristiwa ini. Kita semua berduka karena ada 22 orang yang wafat. Saya diperintahkan untuk mengevaluasi prosedur dan tata cara pencegahan kebakaran gedung agar tidak terulang kembali,” ungkap Tito di lokasi.
Tito menjelaskan bahwa setiap pembangunan gedung wajib memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Sertifikat Laik Fungsi (SLF), yang salah satu syaratnya adalah pemeriksaan kelayakan pencegahan kebakaran oleh Dinas Pemadam Kebakaran.
Namun ia menyoroti adanya kemungkinan “grey area” dalam aturan maupun implementasi teknis di lapangan, terutama setelah diberlakukannya mekanisme perizinan berbasis risiko melalui OSS (Online Single Submission).
Dia juga menugaskan Inspektorat Jenderal Kemendagri untuk mengaudit aspek administrasi dan perizinan gedung tersebut.
Kronologi: Terjebak Tanpa Jalur Evakuasi
Dari informasi awal, kebakaran diduga bermula dari lantai 1, area penyimpanan baterai dan peralatan perakitan drone. Pada saat kejadian jam makan siang, sekitar 41 karyawan berada di dalam gedung.
Kebakaran yang terjadi di lantai dasar membuat para pekerja di lantai atas terjebak karena tidak memiliki jalur evakuasi turun. Sebagian besar korban bukan meninggal karena terbakar, tetapi akibat menghirup asap pekat dan zat beracun.
Sebanyak 19 orang berhasil diselamatkan oleh petugas Pemadam Kebakaran yang tiba hanya 7 menit setelah laporan diterima.
“Saya apresiasi Damkar yang cepat tiba dan mengevakuasi 19 orang melalui jalur samping. Namun 22 orang tidak dapat diselamatkan karena terjebak tanpa jalur evakuasi,” ujar Tito.
Instruksi Nasional: Evaluasi Seluruh Gedung Berisiko Tinggi
Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya akan menggelar rapat daring dengan seluruh kepala daerah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, serta DPM-PTSP di seluruh Indonesia.
“Besok saya akan melakukan Zoom meeting untuk memastikan seluruh daerah mengevaluasi kembali prosedur PBG, SLF, dan mitigasi kebakaran, terutama bagi high risk building,” tegasnya.
Tragedi di Gedung Terra Drone ini menjadi perhatian nasional dan membuka urgensi pembenahan regulasi, pengawasan rutin, serta standar keselamatan gedung-gedung bertingkat di Indonesia. (m31)
| Kelalaian Fatal, Bos Terra Drone Ditahan Dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang di Kemayoran |
|
|---|
| Detik-Detik Penangkapan Dirut PT Terra Drone di Apartemen Jaksel dalam Kebakaran Tewaskan 22 Orang |
|
|---|
| Tinggalkan Dua Anak Masih Kecil, Keluarga Apriana, Korban Kebakaran Terra Drone, Tagih Hak |
|
|---|
| Polisi Tetapkan Dirut Sebagai Tersangka Tragedi Kebakaran di Kantor Terra Drone Tewaskan 22 Orang |
|
|---|
| Keluarga Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Keluhkan Minimnya Kepedulian Perusahaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Kondisi-terkini-Kantor-Terra-Drone.jpg)