Geger, WNA Korea Selatan Tewas di dalam Rumah di Tambun, Tubuh Penuh Luka
Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial SBC (60) ditemukan tewas di rumahnya di Kampung Buaran
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- WNA asal Korea Selatan berinisial SBC (60) ditemukan tewas penuh luka di rumahnya di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu malam.
- Warga menduga korban tewas akibat pembunuhan. Korban dikenal ramah, sudah lama tinggal di lokasi, dan hidup seorang diri.
- Jasad korban pertama kali ditemukan anaknya, lalu dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial SBC (60) ditemukan tewas di rumahnya di Kampung Buaran RT 04 RW 02, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5/2026) malam.
Korban ditemukan dalam kondisi penuh luka di area ruang makan rumahnya. Dugaan sementara, korban meninggal akibat tindak pembunuhan.
Warga Kaget Rumah Korban Mendadak Ramai
Salah seorang warga setempat, Iyan (21), mengaku mengetahui peristiwa tersebut setelah suasana di sekitar lokasi mendadak ramai.
“Saya tadi baru bangun, lalu dari atas saya lihat kondisi sudah ramai. Setelah itu saya turun, katanya bapak pemilik kontrakan sudah meninggal,” kata Iyan kepada wartawan pada Kamis (28/4/2026).
Iyan mengatakan dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. Namun dari informasi yang beredar di lingkungan warga, korban diduga menjadi korban pembunuhan.
“Saya kurang tahu juga, tapi ramainya si pembunuhan,” ujarnya.
Korban Disebut Ramah dan Tinggal Sendiri
Menurut Iyan, korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah kepada warga sekitar. Meski demikian, korban disebut jarang berinteraksi karena lebih sering berada di dalam rumah.
“Baik, baik banget. Orangnya juga jarang keluar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, korban diketahui sudah cukup lama tinggal di lingkungan tersebut dan tinggal seorang diri di rumahnya.
“Sudah lama tinggal di sini, tinggal sendiri,” katanya.
Jasad Ditemukan Anak Korban
Berdasarkan informasi warga, jasad korban pertama kali ditemukan oleh putrinya yang disebut jarang pulang ke rumah.
“Katanya anaknya yang pertama kali menemukan,” ujar Iyan.
Guna penyelidikan, jasad korban dibawa ke rumah sakit Polri Keramat Jati untuk dilakukan otopsi.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Tambun Selatan dan Polres Metro Bekasi belum memberikan keterangan.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban serta mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. (MAZ)
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
| Asyik, Mulai 28 Mei 2026 Turis Indonesia ke Korsel Tidak Perlu Visa |
|
|---|
| Imigrasi Bekasi Bentuk 7 Desa Binaan, Pengawasan WNA Kini Menyasar Tingkat Kelurahan |
|
|---|
| Langgar Aturan Keimigrasian, Imigrasi Karawang Deportasi Dua WNA Rusia dan Pakistan |
|
|---|
| 76 WNA China Ditangkap Imigrasi saat Bekerja di Proyek Pusat Data Bekasi |
|
|---|
| Imigrasi Bekasi Tangkap 5 WNA Nigeria Pelaku Investasi Fiktif hingga Overstay |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/pembunuhan5.jpg)