Selasa, 7 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

DPRD Karawang Apresiasi Langkah Pemkab Soal WFH dan Penghematan BBM

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam kebijakan

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Tribunbekasi.com/Muhammad Azzam/Muhammad Azzam
APRESIASI WFH- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam kebijakan Work From Home (WFH) dan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM). Anggota Komisi II DPRD Karawang, Nurhadi, Nurhadi Rabu (1/4/2026) mengapresiasi langkah tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • DPRD Karawang mengapresiasi kebijakan WFH dan penghematan BBM Pemkab Karawang, termasuk contoh langsung Bupati Aep Syaepuloh memakai mobil listrik dan Sekda Asep Aang menggunakan motor ke kantor.
  • Kebijakan dinilai bukan hanya efisiensi energi, tetapi juga membangun budaya kerja disiplin dan tanggung jawab penggunaan anggaran negara.
  • ASN tetap diawasi lewat absensi dan laporan berbasis GPS, dengan target efisiensi BBM 20 persen atau hemat sekitar Rp1 miliar selama April 2026.

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam kebijakan Work From Home (WFH) dan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Terlebih, Bupati Aep Syaepuloh dan Sekda Asep Aang Rahmatullah yang langsung memberi contoh dengan datang ke kantor menggunakan kendaraan hemat energi.

Bupati Aep memakai mobil listrik pribadi, sementara Sekda Aang menggunakan sepeda motor, diikuti sejumlah pegawai.

“Saya kira ini layak diapresiasi. Kepala daerah dan sekda langsung memberikan contoh. Jadi sudah mencontohkan sebelum aturan disahkan," kata Anggota Komisi II DPRD Karawang, Nurhadi pada Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, langkah tersebut bukan hanya soal efisiensi energi, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Bagus untuk cermin kepada bawahannya agar punya rasa malu, bukan sekadar spirit efisiensi, tetapi ada perubahan budaya kerja agar lebih aware terhadap setiap rupiah uang negara yang dipergunakan,” tambahnya.

DPRD berharap kebijakan ini dapat berjalan efektif tanpa mengganggu kualitas layanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, Pemkab Karawang memastikan kebijakan Work From Home (WFH) tidak akan membuat ASN bekerja santai. ASN tetap diwajibkan absen berkala dan melaporkan kinerja harian melalui sistem digital berbasis GPS.

“WFH ini bukan berarti santai. ASN tetap bekerja dan diawasi,” tegas Sekda Asep Aang.

Pemkab menargetkan efisiensi BBM hingga 20 persen, dengan potensi penghematan sekitar Rp1 miliar selama April 2026. Meski demikian, pelayanan publik dipastikan tetap berjalan normal, terutama di sektor-sektor vital. (MAZ)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved