DPRD Karawang Apresiasi Langkah Pemkab Soal WFH dan Penghematan BBM
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam kebijakan
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- DPRD Karawang mengapresiasi kebijakan WFH dan penghematan BBM Pemkab Karawang, termasuk contoh langsung Bupati Aep Syaepuloh memakai mobil listrik dan Sekda Asep Aang menggunakan motor ke kantor.
- Kebijakan dinilai bukan hanya efisiensi energi, tetapi juga membangun budaya kerja disiplin dan tanggung jawab penggunaan anggaran negara.
- ASN tetap diawasi lewat absensi dan laporan berbasis GPS, dengan target efisiensi BBM 20 persen atau hemat sekitar Rp1 miliar selama April 2026.
Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam kebijakan Work From Home (WFH) dan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Terlebih, Bupati Aep Syaepuloh dan Sekda Asep Aang Rahmatullah yang langsung memberi contoh dengan datang ke kantor menggunakan kendaraan hemat energi.
Bupati Aep memakai mobil listrik pribadi, sementara Sekda Aang menggunakan sepeda motor, diikuti sejumlah pegawai.
“Saya kira ini layak diapresiasi. Kepala daerah dan sekda langsung memberikan contoh. Jadi sudah mencontohkan sebelum aturan disahkan," kata Anggota Komisi II DPRD Karawang, Nurhadi pada Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, langkah tersebut bukan hanya soal efisiensi energi, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
“Bagus untuk cermin kepada bawahannya agar punya rasa malu, bukan sekadar spirit efisiensi, tetapi ada perubahan budaya kerja agar lebih aware terhadap setiap rupiah uang negara yang dipergunakan,” tambahnya.
DPRD berharap kebijakan ini dapat berjalan efektif tanpa mengganggu kualitas layanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, Pemkab Karawang memastikan kebijakan Work From Home (WFH) tidak akan membuat ASN bekerja santai. ASN tetap diwajibkan absen berkala dan melaporkan kinerja harian melalui sistem digital berbasis GPS.
“WFH ini bukan berarti santai. ASN tetap bekerja dan diawasi,” tegas Sekda Asep Aang.
Pemkab menargetkan efisiensi BBM hingga 20 persen, dengan potensi penghematan sekitar Rp1 miliar selama April 2026. Meski demikian, pelayanan publik dipastikan tetap berjalan normal, terutama di sektor-sektor vital. (MAZ)
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
| Pemkab dan DPRD Bekasi Sepakat Bentuk Raperda Perlindungan Guru |
|
|---|
| Jangan Cemas, Bupati Karawang Aep Pastikan Tidak Ada Pengurangan PPPK |
|
|---|
| Langkah Efisiensi, Pemkab Karawang Terapkan WFH ASN Tiap Rabu, Pelayanan Dipastikan Tak Terganggu |
|
|---|
| Mobil yang Ditumpangi Terjun ke Jurang, 6 Warga Karawang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Majalengka |
|
|---|
| Cerita Pedagang Kue Ikut Mudik Gratis Pemkab Karawang ke Surabaya, Bisa Hemat Rp 4 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Nurhadi2.jpg)