Berita Haji
Rian Jadi Calon Jemaah Haji Termuda Asal Karawang, Daftar Sejak Kelas 3 SD
Rian Ahmad Zainudin menjadi calon jemaah haji termuda dengan usai 21 tahun di Karawang, Jawa Barat.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- Rian Ahmad Zainudin menjadi calon jemaah haji termuda asal Karawang di usia 21 tahun, setelah didaftarkan haji sejak umur 9 tahun dan berangkat bersama kloter JKS 04.
- Sebanyak 443 jemaah dalam kloter JKS 04 dilepas Pemkab Karawang, bagian dari total 1.783 calon jemaah haji asal Karawang yang terbagi dalam lima kloter.
- Pemkab Karawang dan Kementerian Haji menekankan kesiapan kesehatan, pelayanan jemaah, serta koordinasi agar ibadah haji berjalan lancar.
Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Rian Ahmad Zainudin menjadi calon jemaah haji termuda dengan usai 21 tahun di Karawang, Jawa Barat.
Dirinya daftar didaftarkan haji saat usai 9 tahun ketika kelas 3 Sekolah Dasar (SD).
Warga asal Purwasari, Karawang, Jawa Barat mengaku lega bisa berangkat haji pada tahun 2026 ini.
Ia tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4 JKS. Ia bersama 442 lainnya dilepas oleh Bupati Karawang di Islamic Center Al Jihad menuju Asrama Haji Bekasi pada Jumat (24/4/2026).
Rian menceritakan, didaftarkan haji oleh orangtuanya sejak tahun 2014 saat kelas 3 SD.
"Menunggu dari 2014 pas saya kelas 3 SD umur 9 tahun. Sekarang Alhamdulilah mau berangkat di umur 21 tahun," ujar Rian.
Rian pun mengucapkan terimakasih kepada orang tuanya yang telah menyisihkan rezekinnya memberangkatkan ia haji. Orang tuanya diketahui mempunya penggilingan padi.
"Berangkat sendiri soalnya dari keluarga udah semua," kata Rian.
Rian berharap ke depan Karawang memiliki asrama haji tersendiri. Agar saat pemberangkatan tidak terjebak macet lantaran biasanya banyak keluarga maupun rekan yang mengantar.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Karawang Rojak mengatakan, Rian merupakan calon jamaah haji termuda di kloter 4 JKS.
Adapun calon jamaah tertua berumur 82 tahun. Adapun jumlah calon jemaah haji asal Karawang yang berangkat sebanyak 1.783 orang yang terbagi dalam 5 kloter.
Dari penelusuran petugas, ada 3 calon jamaah haji di kloter 4 yang menggunakan kursi roda.
Rojak mengimbau calon jemaah haji asal Karawang untuk menjaga kesehatan, pola makan, dan patuh terhadap aturan di Arab Saudi.
"Kami mengimbau selalu mengikuti jadwal dalam kloter melalui pembimbing ibadah kloter. Sehingga kesiapan mental, kesiapan juga menjelang wukuf di arafah kondisinya tetap sehat dan bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar," kata Rojak.
Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melepas keberangkatan 443 jemaah haji yang tergabung dalam kloter JKS 04, pada Jumat, 24 April 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, bersama jajaran terkait di Islamic Center Karawang.
Aep menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemberangkatan. Ia menjelaskan, total jemaah yang diberangkatkan dalam kloter ini berjumlah 443 orang, termasuk petugas pendamping.
“Alhamdulillah hari ini kami melepas jemaah haji kloter JKS 04 sebanyak 443 orang. Pemberangkatan ini merupakan bagian dari lima gelombang yang telah disiapkan,” ujarnya.
Aep menegaskan, persiapan pemberangkatan haji tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui evaluasi rutin setiap tahun. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi para calon jemaah.
“Persiapan ini bukan hanya hari ini saja, tapi setiap tahun kami evaluasi. Alhamdulillah seluruh jemaah dalam kondisi sehat, berkat dukungan dari Dinas Kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” katanya.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemkab Karawang dengan Kementerian Haji dan Umroh serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemberangkatan.
Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkab Karawang turut memberikan berbagai fasilitas kepada jemaah, mulai dari konsumsi, perlengkapan, hingga atribut identitas daerah.
Menurut Aep, atribut tersebut penting sebagai penanda identitas jemaah asal Karawang, sehingga memudahkan koordinasi selama berada di Tanah Suci, terutama bagi jemaah lanjut usia.
“Dengan adanya identitas ini, diharapkan memudahkan pengenalan, baik oleh petugas maupun sesama jemaah, apalagi jumlah jemaah haji dari seluruh dunia sangat banyak,” jelasnya. (MAZ)
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
| Plt Bupati Bekasi Lepas Kloter Pertama Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci |
|
|---|
| Calon Jemaah Haji Karawang 2026 sebanyak 1.783, Pemberangkatan 5 Kloter |
|
|---|
| Remaja 16 Tahun, Ghathafan Raziq Yulamlam Jadi Jemaah Haji Termuda, Gantikan Ayah yang Meninggal |
|
|---|
| Kloter Pertama Haji Kota Bekasi Tiba di Asrama, 445 Jemaah Siap Terbang ke Madinah Dini Hari |
|
|---|
| Jumlah Calon Jemaah Haji Asal Kabupaten Bekasi 2026 sebanyak 3.355 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Rian-Ahmad-Zainudin.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.