Sabtu, 11 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Kebakaran SPBE di Bekasi 

DPRD Kota Bekasi Segera Panggil Pihak Pertamina Imbas Kebakaran SPBE Cimuning 

Perkara kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Joseph Wesly
Tribun Bekasi/Rendy Rutama Putra/Rendy Rutama
KEBAKARAN SPBE BEKASI - Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton (Kemeja batik warna merah) saat memantau Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang terbakar di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026) sore. 
Ringkasan Berita:
  • DPRD Kota Bekasi akan memanggil Pertamina untuk dimintai keterangan terkait kebakaran SPBE Cimuning, Mustika Jaya, yang masih dalam proses penanganan.
  • Jadwal pemanggilan menunggu pembahasan RPJMD selesai, dengan rencana dilakukan setelah agenda rapat tersebut.
  • DPRD juga ingin memastikan tanggung jawab Pertamina terhadap korban, sementara pemilik SPBE disebut belum muncul hingga kini.

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, MUSTIKA JAYA- Perkara kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) masih berlanjut.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton, mengatakan, pihaknya selanjutnya akan memanggil jajaran Pertamina untuk dimintai keterangan.

Terkait jadwal pemanggilan, DPRD masih akan menyesuaikan dengan agenda pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca juga: Anton Anggota DPRD Kota Bekasi Sebut Ada Dugaan Kelalaian yang Menyebabkan Kebakaran SPBE Cimuning

“Kami ada rapat dulu terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), setelahnya rapat itu, baru kami rapatin (Pemanggilan Pertamina) hari Senin lah paling kami coba tanya ke dinasnya bisa atau tidaknya,” kata Anton saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).

Tidak hanya itu, Anton juga menjelaskan pihaknya berencana memastikan kepada Pertamina mengenai tanggung jawab terhadap korban.

“Kami minta Pertamina untuk selalu mengupdate kepada kami Apa aja yang diberikan, masalahnya kan hari sampai detik ini kan yang punya (Pemilik SPBE) ini belum muncul,” jelasnya. (M37)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google New

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved