PGN Isolasi Jaringan Imbas Pipa Gas Bocor di Kayuringin Bekasi
Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan isolasi jaringan pasca bocornya pipa di Jalan Nangka Raya,
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- PGN melakukan isolasi jaringan di area kebocoran pipa Jalan Nangka Raya untuk menjaga keamanan dan meminimalkan gangguan layanan.
- Kebocoran dipastikan dari pipa PGN, lalu dilakukan cut off hingga semburan berhenti dan kondisi dinyatakan aman.
- Semburan gas setinggi ±3 meter muncul saat proyek box culvert dan sempat menimbulkan bau menyengat hingga area ditutup.
Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN- Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan isolasi jaringan pasca bocornya pipa di Jalan Nangka Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Jumat (29/5/2026).
Area Head PGN Bekasi Liestya Heryani Devi mengatakan, isolasi dilakukan guna meminimalisir dampak terhadap layanan pelanggan.
"Saat ini PGN tengah melakukan isolasi jaringan pada area terdampak dan penanganan teknis lanjutan guna memastikan kondisi jaringan tetap aman serta meminimalkan dampak terhadap layanan pelanggan," kata Liestya dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).
Liestya memastikan, pihaknya ke depan akan mempercepat proses perbaikan serta penanganan lainnua.
"PGN senantiasa mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap kegiatan operasional dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses perbaikan pipa dan penanganan lanjutan lainnya," ujarnya.
Baca juga: Semburan Gas di Kayuringin Bekasi Berasal dari Kebocoran Pipa PGN
Kronologi Semburan Gas di Lokasi Proyek
Diketahui sebelumnya, telah terjadi semburan gas di lokasi proyek pemasangan box culvert, Jalan Nangka Raya, pada Jumat (29/5/2026).
Komandan Pleton (Danton) 6 kompi c Damkar Kota Bekasi, Muhammad Syaifulloh mengatakan, sumbernya itu berasal dari pipa gas yang dikelola oleh PGN.
Sumber itu dipastikan usai pihak PGN mendatangi lokasi kejadian.
"Kami konfirmasi ke PDAM, PGN, dan PLN, PDAM datang, di-cutoff sama dia pipanya, tapi tidak berhenti, berarti dia bilang ini bukan dari PDAM, setelah PGN cek, itu ternyata kebocorannya dari pipa PGN yang di atasnya ada air gorong-gorong, demikian," kata Syaifulloh di lokasi, Jumat (25/5/2026).
Penanganan di Lokasi Kejadian
Syaifulloh menjelaskan, pasca mengetahui kejadian, pihak PGN langsung melakukan cut off saluran pipa.
"Sudah di cut off sama PGN, sehingga tidak ada lagi semburan, sudah aman," jelasnya.
Syaifulloh menuturkan, usai dinyatakan situasi aman sekira pukul 16.00 WIB, pihaknya yang datang ke lokasi dengan total enam personel kembali Markas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/semburan-gas2.jpg)