Senin, 13 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Aksi Kriminal

Alasan Emak-emak di Makassar Nekat Bakar dan Rampok Toko Emas Sendirian

Terhimpit utang membuat seorang emak-emak gelap mata. Seorang diri dia nekat membakar kemudian merapok toko emas seorang diri

Editor: Joseph Wesly
Tribunnews.com/TribunBekasi
RAMPOK TOKO EMAS- Emak-emak berinisial S (40) nekat merampok toko emas di Makassar, Kamis (12/2/2026) siang. S nekat melakukan aksinya karena terlilit utang. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang ibu rumah tangga berinisial S (40) membakar dan berupaya merampok toko emas di Makassar, Kamis (12/2/2026), dengan membawa bensin dari rumah, namun ditangkap warga sekitar 100 meter dari lokasi.
  • Pelaku awalnya berpura-pura sebagai pembeli, meminta perhiasan untuk difoto, lalu menyiram bahan bakar dan membakar toko setelah permintaannya ditolak; nilai emas yang nyaris dibawa kabur Rp2 miliar.
  • Polisi menyebut aksi diduga direncanakan dan dilakukan seorang diri karena pelaku terlilit utang.

 

TRIBUNBEKASI.COM, MAKASSAR- Terhimpit utang membuat seorang emak-emak gelap mata. Seorang diri dia nekat membakar kemudian merampok toko emas, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.30 WITA di  sekitar Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Bermodalkan bensin di dalam botol yang sudah disimpan rapi, emak-emak berinisial S (40) tersebut membakar toko, mengambil emas, kemudian kabur, melarikan diri.

Namun pelariannya hanya sejauh 100 meter. Pelaku berhasil ditangkap karyawan toko dan diduga sempat menjadi bulan-bulanan.

Hal itu terlihat dari wajahnya yang lumayan lembam, mirip orang yang mendapatkan kekerasan fisik.

Aksi di luar nalar yang dilakukannya ternyata termotivasi dari himpitan ekonomi yang menjeratnya. Dia terlilit utang besar.

Bukannya bisa melunasi utang, dirinya kini malah harus masuk sel demi mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pura-pura Jadi Pembeli, Minta Foto Emas

Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, menjelaskan pelaku berinisial S (40) awalnya datang seperti pembeli biasa.

Wanita yang berstatus ibu rumah tangga itu meminta sejumlah perhiasan emas untuk diperlihatkan. Ia kemudian meminta perhiasan tersebut dimasukkan ke dalam wadah dengan alasan ingin memotretnya untuk ditunjukkan kepada suaminya.

Namun permintaan itu ditolak oleh pemilik toko, sehingga terjadi perdebatan antara pelaku dan pegawai.

Sudah Siapkan Bahan Bakar dari Rumah

Setelah adu argumen, pelaku mengeluarkan botol air mineral yang ternyata telah diisi bahan bakar dan dibawanya dari rumah.

Cairan tersebut disiramkan ke dalam toko sebelum akhirnya disulut api. Api dengan cepat membesar dan membuat suasana semakin panik.

Meski demikian, pegawai toko berhasil mengamankan perhiasan emas yang sebelumnya sempat dikumpulkan pelaku.

Polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan dikutip dari tribun video

“Pelaku sudah memiliki niat melakukan pencurian dan membawa bahan bakar dari rumah,” kata Arya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved