Selasa, 21 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Banjir Sumatera

Tujuh Lapas Lumpuh Terendam Banjir di Aceh, Ini Temuan Dirjenpas

Dirjenpas Mashudi meninjau tujuh lapas terdampak banjir Aceh, Lapas Kuala Simpang paling parah dan butuh pemulihan cepat.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Mohamad Yusuf
TribunMedan.com/HO
TINJAU LAPAS - (Ilustrasi) Dirjen Pemasyarakatan Mashudi meninjau sejumlah lapas di Aceh yang terdampak banjir pada Sabtu (6/12/2025). Peninjauan dilakukan untuk memastikan layanan tetap berjalan dan mempercepat proses pemulihan. 
Ringkasan Berita:
  • Dirjen Pemasyarakatan Mashudi meninjau tujuh lapas dan rutan di Aceh yang terdampak banjir Sabtu (6/12/2025).
  • Lapas Kuala Simpang menjadi yang paling parah karena lumpur dan air masih menggenangi area kantor.
  • Kemenkumham menyalurkan bantuan untuk petugas serta melakukan mitigasi dan pemulihan layanan.

 
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Mashudi meninjau tujuh lapas dan rutan di Aceh yang terdampak banjir pada Sabtu (6/12/2025).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan operasional Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan tetap berjalan di tengah kondisi darurat serta melakukan mitigasi risiko dan pemulihan layanan.

Lapas dan rutan terdampak meliputi Lapas Perempuan Sigli, Lapas Lhokseumawe, Lapas Lhoksukon, Lapas Langsa, Lapas Narkotika Langsa, Lapas Kuala Simpang, dan Lapas Singkil.

Baca juga: Cak Imin Minta 3 Menteri Taubat Nasuha Buntut Banjir Sumatera, Jawaban Bahlil Bikin Panas

Baca juga: Curhat Sarah Azhari Soal Masa Kelam Karier, Pernah Direkam Diam-Diam saat di Toilet

Baca juga: Korban Modus ATM Tertukar di Bekasi Syok Saldo Rp 109 Juta Raib, Polisi Periksa Dua Saksi

Di sisi lain beberapa lapas seperti Lapas Idi, Lapas Bener Meriah, Lapas Takengon, Lapas Blangkejeren, dan Lapas Kutacane sulit dijangkau akibat jembatan dan jalan yang terputus.

Mashudi menyampaikan tingkat kerusakan di setiap lapas berbeda beda mulai dari kategori ringan hingga berat.

“Dampak kerusakan bervariasi, dari ringan hingga berat, Lapas Kuala Simpang paling parah, banjir air dan lumpur masih menggenangi sehingga kegiatan perkantoran lumpuh,” ujar Mashudi pada Minggu (7/12/2025).

Ia menjelaskan kebutuhan mendesak meliputi genset, lampu darurat, perlengkapan makan dan minum, pompa air, senter, hingga steamer untuk membantu operasional.

Beberapa petugas lapas juga turut terdampak dengan kondisi rumah rusak berat.

Upaya Pemulihan dan Bantuan

Bantuan langsung diberikan kepada petugas terdampak termasuk pegawai Lapas Langsa yang rumahnya rusak parah dan memiliki tiga anak.

Mashudi turun bersama jajaran direktur terkait untuk meninjau lokasi sekaligus mempercepat koordinasi pemulihan bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, PLN, dan instansi lain.

“Kami mohon doa agar lapas dan rutan yang terdampak segera pulih dan kembali melayani masyarakat seperti semula,” tutupnya.

Baca berita Tribunbekasi lainnya di TribunBekasi.com dan di Google News

 

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved