Senin, 13 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Artis

Curhat Sarah Azhari Soal Masa Kelam Karier, Pernah Direkam Diam-Diam saat di Toilet

Sarah Azhari ungkap rekaman ilegal dan tekanan publik yang ia alami saat berkarier di dunia hiburan Indonesia.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
DIREKAM DI TOILET - Artis Sarah Azhari saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis 4 Desember 2025. Ia bercerita tentang rekaman ilegal dan tekanan dunia hiburan. 

TRIBUNBEKASI.COM, PALMERAH - Artis Sarah Azhari kembali berbagi kisah perjalanan panjangnya di dunia hiburan yang ternyata tidak selalu seindah sorotan kamera.

Di balik popularitasnya, Sarah menyebut ada masa kelam yang harus ia lewati sebagai selebritas.

Suasana di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025), tampak cukup ramai ketika Sarah ditemui sejumlah awak media.

Ia terlihat santai, meski topik yang dibagikan cukup berat dan menyimpan banyak pengalaman pahit.

Baca juga: Pratikno Ungkap Kayu Gelondongan Diselidiki, DPR hingga Kapolri Turun Tangan

Baca juga: Tetap Cantik tanpa Botox dan Filler, ini Rahasia Anggun C Sasmi

Baca juga: Baru 2 Menit Parkir Dikenakan Tarif Rp 4.000, Pria Ngamuk di Polda Metro Jaya

Sarah mengatakan dirinya melalui banyak tekanan, stigma, serta pemberitaan miring di masa lalu.

Menurutnya, perjalanan itu penuh tantangan namun tetap menjadi bagian penting yang membentuk kedewasaannya saat ini.

“Biar bagaimanapun, dunia hiburan itu tempat saya dibesarkan,” ujar Sarah.

“Di situ saya belajar menjadi dewasa dan menerima apa arti kehidupan," tambahnya.

Sarah kemudian bercerita bahwa di era ketika regulasi privasi belum seketat sekarang ia pernah menjadi korban rekaman ilegal.

Ia menyebut insiden itu terjadi di ruang privat tanpa seizin dirinya.

“Zaman dulu itu pernah terjadi. Ada rekaman tanpa izin ketika saya sedang di tempat pribadi, bahkan di toilet,” ujar Sarah.

Ia melanjutkan cerita bahwa kamera tersebut dipasang diam diam dan rekamannya sempat beredar ke publik.

Saat itu belum ada landasan hukum kuat yang melindungi korban pelanggaran privasi seperti dirinya.

“Berita zaman dulu memang seperti itu. Sekarang sudah banyak undang undang yang melindungi. Tapi dulu, saat saya mengalami hal itu, belum ada,” katanya.

Di tengah gempuran opini publik Sarah mengaku menerima banyak hujatan dan tekanan mental.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved