Berita Bekasi
SPBU Juanda Bekasi Catat 22 Kendaraan Mogok Imbas Isi BBM Campur Air
SPBU Juanda Bekasi Catat 22 Kendaraan Mogok Imbas Isi BBM Campur Air, Pengelola Minta Maaf
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Hironimus Rama
Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR - Pihak SPBU Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, merepons video viral terkait adanya temuan BBM atau bensin bercampur air yang membuat beberapa kendaraan mogok.
Pengawas SPBU Juanda Bekasi, Ragil Pambudi, mengatakan, kalau peristiwa itu benar, dan tercatat ada puluhan kendaraan yang terdampak, baik sepeda motor dan mobil.
"Kami juga sudah membuka posko pengaduan dan sejauh ini telah menangani sekitar 18 kendaraan roda dua dan 4 kendaraan roda empat yang mogok," kata Ragil di lokasi, Minggu (1/3/2026).
Baca juga: Temuan Bensin Campur Air, Pengelola SPBU Juanda Bekasi Minta Maaf, Kini Tutup Sementara
Ragil menjelaskan, pihak SPBU masih terus membuka pelayanan Posko Pengaduan di lokasi sehingga konsumen yang merasa dirugikan imbas bensin campuran itu dapat melaporkannya ke pihak SPBU.
"Posko Pengaduan akan dibuka sampai operasional SPBU kembali normal," jelasnya.
SPBU Minta Maaf dan Mengakui Salah
Ragil menuturkan, pihaknya meminta maaf kepada konsumen yang dirugikan. Ia menegaskan campuran air itu ditemukan di bensin berjenis pertalite.
"Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar," tuturnya.
Ragil menyampaikan, selanjutnya pihak SPBU memastikan bertanggung jawab kepada semua konsumen yang terdampak.
Tindakan pertama yang dilakukan pihak SPBU dengan menguras tangki kendaraan di lokasi. Setelah dipastikan tidak ada air, pihak SPBU mengisi BBM kembali secara penuh sesuai pembelian.
Jika kendaraan masih mengalami kendala setelah dikuras, pihak SPBU mengarahkan ke bengkel terdekat yang sudah bekerja sama.
"Biaya perbaikan ditanggung sepenuhnya oleh SPBU, bensin yang terbuang juga diganti dan diisi penuh kembali," ucapnya.
Ragil memaparkan usai kejadian, pihak SPBU menutup sementara operasional hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Hal itu dilakukan untuk proses investigasi oleh pihak Pertamina di lapangan.
| Ratusan Balon Diterbangkan, Bekasi Berubah Seperti Cappadocia Turki |
|
|---|
| Kisah Rizki Topananda Ditulis di Buku Berjudul 'Bocah Ledok', Ceritakan Proses Bangkit dari Hinaan |
|
|---|
| Hari Terakhir Promo Tiptop Bekasi, 2 Ekor Ayam Rp59.900 |
|
|---|
| Hardiknas 2026, Apa Target Pemkab Bekasi untuk Pendidikan Berkualitas? |
|
|---|
| May Day 2026, Buruh Kabupaten Bekasi Tolak Upah Murah dan Outsourcing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Bensin-campur-air-SPBU-Bekasi.jpg)