Berita Nasional
Prabowo Terpikir Potong Gaji DPR dan Menteri untuk Hadapi Krisis Global
Presiden RI Prabowo Subianto terpikir untuk memotong gaji anggota DPR RI dan para Menteri untuk penghematan negara di tengah krisis global.
TRIBUNBEKASI-Presiden RI Prabowo Subianto terpikir untuk memotong gaji anggota DPR RI dan para Menteri untuk penghematan negara di tengah krisis global.
Wacana penghematan itu disampaikan Prabowo Subianto dalam rapat kabinet paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta pada Jumat (13/3/2026).
Dalam rapat yang dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan seluruh menteri dari Kabinet Merah Putih itu Prabowo Subianto menyampaikan idenya soal menghadapi krisis global.
Awalnya Prabowo Subianto menyinggung soal potensi krisis energi setelah perang Timur Tengah pecah.
Di mana harga Bahan Bakar Minyak (BBM) semakin naik karena Selat Hormuz diblokade oleh Iran yang tengah berperang dengan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Meskipun kata Prabowo, saat ini situasi Indonesia baik-baik saja lantaran kebutuhan BBM dalam negeri masih bisa terpenuhi, namun Indonesia juga harus segera memikirkan langkah ke depannya.
Prabowo pun mulai melirik jurus sejumlah negara lain dalam antisipasi krisis energi kali ini.
Salah satunya dari negara Pakistan yang bakal melakukan efisiensi besar-besaran untuk menghadapi krisis energi.
Baca juga: Cek Harga Daging Sapi di Pasar Tambun Bekasi Jelang Lebaran 1447 Hijriah
Pakistan kata Prabowo, berencana memberlakukan work form home (WFH) seperti pandemi Covid-19 untuk menekan angka penggunaan energi.
Bahkan kata Prabowo, Pakistan juga memberlakukan pembelajaran daring untuk perguruan tinggi mereka.
Bukan hanya itu, penghematan juga dilakukan di sisi pemerintah untuk menghemat cadangan anggaran hingga dua tahun ke depan.
Salah satunya yakni dengan memotong gaji para menteri hingga DPR.
Menurut Prabowo, sudah saatnya Indonesia tidak berpikir anggaran untuk hari ini saja.
Namun juga harus dipikirkan anggaran untuk satu hingga dua tahun ke depan agar defisit APBN bisa dikurangi.
"Mereka bahkan kurangi gaji untuk anggota kabinet dan DPR dan semua penghematan ini diberikan kepada kelompok yang paling rentan atau lemah," jelas Prabowo di hadapan anggota Kabinet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-merespons-soal-kasus-keracunan-MBG.jpg)