Senin, 1 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Nasional

Begini Nasib Dokumen Warga Mustika Jaya Usai Ludes Terbakar Imbas Ledakan SPBE

Disdukcapil Kota Bekasi akan melakukan layanan jemput bola untuk mendata dokumen warga yang rusak karena ledakan SPBE

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Desy Selviany
Tribun Bekasi/Rendy Rutama Putra/Rendy Rutama
KEBAKARAN SPBE BEKASI - Kondisi bangunan yang terdampak kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jumat (3/4/2026). (TribunBekasi/RendyRutamaPutra).  

Laporan Jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra


TRIBUNBEKASI.COM, MUSTIKA JAYA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi akan melakukan layanan jemput bola untuk mendata dokumen warga yang rusak dan terbakar akibat insiden kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

Disdukcapil Kota Bekasi akan menghampiri warga yang terdampak kebakaran SPBE di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Kepala Disdukcapil (Kadisdukcapil) Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat, memastikan pihaknya akan membuka layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi warga terdampak.

Dalam pelaksanaan tersebut, Dukcapil akan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Cimuning dan Kecamatan Mustika Jaya.

“Sudah dikoordinasikan dengan jajaran Kecamatan dan Kelurahan. Senin (5/4/2026) besok dimulai dibuka posko Adminduk,” kata Taufiq kepada Tribun Bekasi, Minggu (5/4/2026).

Sebelum diputuskan giat jemput bola, Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, menjelaskan kalau ia sempat melaporkan kepada pimpinan mengenai harapan warga terkait kepengurusan berkas warga yang terdampak kebakaran.

Sehingga diputuskan solusi dengan harapan dibuatkan posko Adminduk di sekitar lokasi kejadian.

“Tindakan kami sudah melaporkan ke pimpinan, dan pimpinan insyaallah besok, Dukcapil akan turun, melakukan pelayanan jemput bola, di posko untuk data kependudukan,” jelas Maka.

KEBAKARAN SPBE BEKASI - Kepala Disdukcapil (Kadisdukcapil) Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat saat ditemui di kantor Dukcapil, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (20/1/2026). (TribunBekasi/RendyRutamaPutra).
KEBAKARAN SPBE BEKASI - Kepala Disdukcapil (Kadisdukcapil) Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat saat ditemui di kantor Dukcapil, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (20/1/2026). (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). (Tribun Bekasi/Rendy Rutama Putra/Rendy Rutama)

Kebakaran SPBE tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2026) dan menyebabkan sejumlah warga kehilangan dokumen penting akibat terdampak kobaran api.

Selain berdampak terhadap korban luka, kejadian itu juga membuat berkas serta harta berharga warga ludes dilalap sijago merah. 

Kebakaran tersebut berdampak terhadap 47 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Mustika Jaya.

Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, mengatakan kebakaran juga berdampak terhadap 22 bangunan di sekitar lokasi kejadian.

"Setelah dilakukan pendataan, itu yang terdampak sebanyak 47 KK, namun sementara ya, kami masih terus melakukan pendataan," kata Maka dikutip Minggu (5/4/2026).

Maka menjelaskan, untuk bangunan yang terdampak itu terdiri dari beragam jenis.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved