Jumat, 8 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Prakiraan Cuaca

Hujan Lebat dan Sangat Lebat Diprediksi Terjadi 7-8 April 2026 di Tangsel, BMKG Imbau Warga Waspada

Warga Kota Tangerang Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi

Tayang:
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly
(Wartakotalive.com/Joanita Ary)
PRAKIRAAN CUACA- Ilustrasi hujan terus. Warga Kota Tangerang Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi terjadi pada 7–8 April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. (Wartakotalive.com/Joanita Ary) 

Ringkasan Berita:
  • BMKG memprediksi hujan sedang hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Tangerang Selatan pada 7–8 April 2026 akibat peralihan monsun dan kondisi atmosfer labil.
  • Hujan diperkirakan disertai petir dan angin kencang, berisiko menimbulkan genangan, pohon tumbang, serta gangguan mobilitas di wilayah Pamulang, Ciputat, dan Serpong.
  • BPBD Tangsel mengaktifkan posko pemantauan, sementara warga diimbau membatasi aktivitas luar ruang dan memantau info cuaca resmi BMKG.

 

Laporan Wartawan TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNBEKASI.COM, CIPUTAT- Warga Kota Tangerang Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi terjadi pada 7–8 April 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

BMKG Prediksi Hujan Lebat 7–8 April

Berdasarkan data BMKG, wilayah Tangerang Selatan diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada 7 April 2026.

Kondisi tersebut diprediksi meningkat menjadi hujan lebat hingga sangat lebat pada 8 April 2026 seiring peralihan dominasi monsun dari Asia menuju Australia.

Kepala BMKG Wilayah II, Budi Santoso, menjelaskan kondisi atmosfer yang labil menjadi salah satu faktor utama meningkatnya potensi hujan.

“Kondisi atmosfer yang cukup labil, perlambatan angin, serta pemanasan siang hari yang intens mendukung pertumbuhan awan konvektif,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).

Potensi Petir dan Angin Kencang

BMKG mengingatkan hujan berintensitas tinggi berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan warga.

Risiko yang mungkin terjadi antara lain genangan air di jalan, pohon tumbang, hingga gangguan mobilitas masyarakat.

Sejumlah wilayah seperti Pamulang, Ciputat, dan Serpong disebut masuk kategori rawan genangan apabila intensitas hujan meningkat.

“Pengendara kendaraan bermotor harus berhati-hati, terutama saat melintas di jalan licin atau saat hujan disertai petir,” kata Budi.

Warga Diimbau Batasi Aktivitas Luar Ruang

BMKG juga mengimbau masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang berpotensi roboh saat hujan lebat berlangsung.

Aktivitas di ruang terbuka disarankan untuk dibatasi guna mengurangi risiko sambaran petir dan terpaan angin kencang.

Sekolah serta perkantoran di wilayah Tangerang Selatan diminta menyesuaikan kegiatan luar ruang sesuai kondisi cuaca.

BPBD Aktifkan Posko Pemantauan

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved