Israel Serang Iran
Media Israel Sesumbar Sebut Mojtaba Khamenei Kritis dan Tak Sadarkan Diri di Iran
Sejumlah media Israel dan media berbahasa Arab melaporkan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, disebut berada dalam kondisi kritis
Ringkasan Berita:
- Media Israel dan media berbahasa Arab melaporkan Mojtaba Khamenei disebut dalam kondisi kritis dan dirawat di Kota Qom, namun belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran.
- Informasi berasal dari memo diplomatik berbasis intelijen AS dan Israel yang menyebut ia tidak sadarkan diri dan tidak terlibat pengambilan keputusan.\
- Ketidakhadirannya memicu spekulasi pergeseran kendali kekuasaan di Iran, termasuk dugaan peran lebih besar Garda Revolusi Iran.
TRIBUNBEKASI.COM- Sejumlah media Israel dan media berbahasa Arab melaporkan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, disebut berada dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri.
Kabar tersebut pertama kali dirilis media Israel The Jerusalem Post pada Selasa (7/4/2026), kemudian diikuti sejumlah media Timur Tengah.
Disebut Dirawat di Kota Qom
Laporan menyebut Mojtaba Khamenei tengah menjalani perawatan medis di Kota Qom, Iran.
Informasi itu berasal dari laporan surat kabar The Times yang mengutip memo diplomatik berbasis intelijen Amerika Serikat dan Israel.
Dalam memo tersebut disebutkan Mojtaba Khamenei tidak sadarkan diri sehingga tidak mampu berpartisipasi dalam pengambilan keputusan pemerintahan Iran.
Namun hingga kini, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan maupun konfirmasi resmi terkait kabar tersebut.
Memo Disebut Dibagikan ke Negara Teluk
Memo diplomatik yang menjadi sumber laporan disebut telah dibagikan kepada sejumlah negara sekutu di kawasan Teluk.
Dokumen itu juga diklaim sebagai laporan pertama yang mengungkap lokasi keberadaan Mojtaba Khamenei selama konflik berlangsung.
Ketidakhadirannya di ruang publik sejak perang dimulai memicu spekulasi mengenai pihak yang sebenarnya menjalankan pemerintahan Iran saat ini.
Muncul Spekulasi Pergeseran Kendali Kekuasaan
Laporan tersebut menyebut Mojtaba Khamenei kemungkinan tidak mampu menjalankan pemerintahan selama beberapa minggu terakhir.
Situasi ini memunculkan dugaan bahwa Korps Garda Revolusi Iran berpotensi memegang kendali de facto dikutip dari kompas.com
Selain itu, sejak konflik berlangsung, televisi pemerintah Iran hanya menyiarkan dua pernyataan yang dikaitkan dengannya tanpa menampilkan rekaman audio maupun video secara langsung.
Memo yang sama juga menyebut adanya persiapan pembangunan mausoleum besar di Qom bagi Ali Khamenei dan kemungkinan anggota keluarga lainnya.
Meski berbagai laporan telah beredar luas, kondisi Mojtaba Khamenei hingga kini masih belum dapat diverifikasi secara resmi oleh otoritas Iran.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
| Paus Leo Kini Lebih Dipercaya Warga AS Ketimbang Trump Imbas Perang Iran |
|
|---|
| Setelah Seruan Paus dan Mediasi Pakistan, Trump Umumkan Gencatan Senjata AS-Iran 2 Pekan |
|
|---|
| Update Perang Iran: Iran Benarkan Ali Larijani Tewas, Israel Sebut Akibat Serangan Udara |
|
|---|
| Viral Penampakan Eks Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad usai Dikabarkan Tewas kena Serangan AS-Israel |
|
|---|
| Cegah Jemaah Tertahan di Makkah, Biro Perjalanan Kabupaten Bekasi Diminta Tunda Pemberangkatan Umroh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Mojtaba-Khamenei.jpg)