Berita Nasional
Unboxing Sembako dari Prabowo Subianto di Peringatan Hari Buruh 2026
Korban PHK juga hadir dalam peringatan Hari Buruh yang berlangsung di Lapangan Monas, Gambir, Jakarta Pusat.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Desy Selviany
Abdul mengungkapkan bahwa dirinya baru saja beralih profesi menjadi wiraswasta setelah terkena pemutusan hubungan kerja akibat efisiensi pada akhir tahun lalu.
Kini, ia menjalankan usaha warung jajanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Baru akhir tahun kemarin kena efisiensi. Sekarang dagang warung jajanan,” tuturnya.
Sementara itu, sang istri, Imas, sehari-hari sebagai ibu rumah tangga dan turut mendampingi Abdul dalam kegiatan tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah pimpinan organisasi-organisasi buruh menyapa para buru dalam May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Baca juga: Detik-detik Prabowo Buka Baju di Tengah Perayaan Hari Buruh
Dalam pidatonya, Prabowo menyebutkan pemerintah telah membuat kebijakan pro buruh. Salah satunya dengan denga. mengangkat Marsinah sebagai pahlawan nasional.
“Dan bulan ini juga saya akan berangkat ke Nganjuk Jawa Timur, untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama museum Marsinah,” ucap Prabowo.
Selain itu, pemerintah juga mensahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) setelah 22 tahun.
“UU PPRT belum pernah ada, selama ini pekerja-pekerja rumah tangga entah dibayar upah berapa, tidak jelas. Sekarang, pertama kali dalam sejarah NKRI kita sahkan UU PPRT,” kata dia.
Prabowo juga mengaku sudah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026, Tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh.
“Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh yang diancam PHK, kita akan membela dan kita akan melindungi. Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir negara kita kuat,” tuturnya.(m27)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Sembako-buruh.jpg)