Rabu, 27 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Viral

Partai Kecoak Bikin Heboh India, Raup 10 Juta Pengikut dalam 2 Hari

Partai Kecoak bikin gempar media sosial India. Pengikut Gerakan satir tersebut bahkan lebih banyak dibanding partai terbesar

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
Instagram/Instagram
PARTAI KECOAK- Partai Kecoak bikin gempar media sosial India. Pengikut Gerakan satir tersebut bahkan lebih banyak dibanding partai terbesar di India yakni Bharatiya Janata Party (BJP). Partai yang beranama Cockroach Janta Party (CJP) itu bahkan mampu mengumpulkan lebih dari 10 juta pengikut di Instagram. 

Ringkasan Berita:
  • Cockroach Janta Party (CJP) atau Partai Kecoak viral di India dan meraih lebih dari 10 juta pengikut Instagram hanya dalam beberapa hari, melampaui akun BJP.
  • Gerakan satir ini muncul setelah kontroversi pernyataan Ketua Mahkamah Agung India yang diduga menyamakan pengangguran dengan kecoak dan parasit, memicu gelombang kritik di media sosial.
  • Meski bukan partai resmi, CJP menjadi simbol kekecewaan generasi muda India terhadap politik arus utama dan minimnya representasi aspirasi mereka.

 

TRIBUNBEKASI.COM- Partai Kecoak bikin gempar media sosial India. Pengikut Gerakan satir tersebut bahkan lebih banyak dibanding partai terbesar di India yakni Bharatiya Janata Party (BJP).

Partai yang beranama Cockroach Janta Party (CJP) itu bahkan mampu mengumpulkan lebih dari 10 juta pengikut di Instagram.

Hebatnya lagi, Cockroach Janta Party bahkan mampu menarik pengikut sebanyak 10 juta orang cuma dalam beberapa hari.

Meski terlihat memiliki gebrakan yang luar biasa namun pengikut Partai Kecoa hanya sebatas di dunia maya.

Belum diketahui apakah nantinya Partai Kecoak hadir secara fisik di masyarakat.

Fenomena tersebut bermula dari kontroversi yang melibatkan Ketua Mahkamah Agung India, Surya Kant

Dalam sebuah persidangan, komentarnya yang diduga menyamakan anak muda pengangguran dengan 'kecoak dan 'parasit' memicu reaksi keras dari publik.

Meski Surya Kant kemudian menjelaskan bahwa ucapannya ditujukan kepada pemilik gelar palsu dan tidak sah, pernyataan tersebut terlanjur viral dan memancing gelombang kritik di media sosial.

Berawal dari Sindiran Politik

Dari polemik itu lahir Cockroach Janta Party, sebuah gerakan satir yang namanya diplesetkan dari Bharatiya Janata Party (BJP), partai yang dipimpin Perdana Menteri India, Narendra Modi.

CJP bukan organisasi politik resmi, melainkan gerakan berbasis internet yang mengandalkan humor dan kritik sosial.

Keanggotaan simbolisnya bahkan dibuat dengan syarat-syarat jenaka seperti pengangguran, pemalas, terlalu sering online, hingga memiliki kemampuan mengeluh secara profesional.

Gerakan tersebut digagas oleh Abhijeet Dipke, seorang ahli komunikasi politik yang saat ini menempuh studi di Boston University.

Awalnya, ide itu hanya dimaksudkan sebagai lelucon. Namun respons publik yang sangat besar membuat CJP berkembang menjadi simbol kekecewaan sebagian generasi muda terhadap kondisi politik di India.

Viral hingga Dunia Nyata

Dalam hitungan hari, puluhan ribu orang mendaftar melalui formulir daring yang disediakan pengelola gerakan. Tagar #MainBhiCockroach atau “Saya Juga Kecoak” pun ramai digunakan warganet.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved