Senin, 1 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Pipa PGN di Kayuringin Bekasi Bocor Usai Terhantam Alat Berat

Pemerintah Kota Bekasi buka suara terkait insiden semburan gas di Jalan Nangka Raya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Desy Selviany
Tribun Bekasi/Rendy Rutama Putra
SEMBURAN DIDUGA GAS - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi saat ditemui di kawasan Plaza Pemkot Bekasi, Senin (11/5/2026). (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi buka suara terkait insiden semburan gas di Jalan Nangka Raya, yang sebelumnya terjadi pada Jumat (29/5/2026). 

Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto mengatakan, peristiwa itu bermula saat proses pengerukan tanah tengah berlangsung. 

Lengan alat berat tanpa disadari menghantam saluran pipa gas bawah tanah milik Pertamina Gas Negara (PGN). 

Hantaman tersebut kemudian membuat kebocoran yang menciptakan tekanan tinggi, hingga menyemburkan material air ke udara. 

"Informasi di lapangan, kejadian itu terjadi pada pukul 13.00 WIB, nermula ketika alat berat milik DBMSDA tengah melakukan proses penataan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman," papar Idi melalui keterangan resminya, dikutip Minggu (31/5/2026). 

Namun demikian, Idi memastikan PGN dan pihaknya saat kejadian sudah mendatangi lokasi guna melakukan penanganan darurat. 

Terkait kelanjutan proyek, DBMSDA Kota Bekasi menyatakan pengerjaan di wilayah tersebut menjadi ditunda sementara waktu.  

"Tim teknis dari PGN sudah berada di lokasi untuk melakukan proses penanganan darurat," imbuhnya. 

PGN pun melakukan isolasi jaringan pasca bocornya pipa tersebut. 

Baca juga: Seluruh Warga Kabupaten Bekasi Bakal Adakan Pilkades, Begini Persiapannya

Area Head PGN Bekasi Liestya Heryani Devi mengatakan, isolasi dilakukan guna meminimalisir dampak terhadap layanan pelanggan. 

"Saat ini PGN tengah melakukan isolasi jaringan pada area terdampak dan penanganan teknis lanjutan guna memastikan kondisi jaringan tetap aman serta meminimalkan dampak terhadap layanan pelanggan," kata Liestya dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026). 

Liestya memastikan, pihaknya ke depan akan mempercepat proses perbaikan serta penanganan lainnya. 

"PGN senantiasa mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap kegiatan operasional dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses perbaikan pipa dan penanganan lanjutan lainnya," ujarnya. (M37)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved