Kerusuhan di Jakarta
Ikut Demo di DPR, YouTuber Jovial da Lopez Serukan Masyarakat Pilih Pemimpin Bukan karena Amplopnya
Menurut Jovial bahwa masalah besar yang terjadi di Indonesia hingga membuat ribuan mahasiswa turun ke jalan, berkat ulah dari petinggi negara.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA --- Youtuber Jovial da Lopez turun ke jalan bergabung dengan ribuan mahasiswa untuk demonstrasi di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).
Jovial da Lopez ikut unjuk rasa bersama sang adik, Andovi da Lopez. Keduanya menyuarakan aspirasinya, khususnya membahas tentang kematian Affan Kurniawan.
Jovial da Lopez kaget saat baru tiba di depan gedung DPR RI karena ia ditanya massa aksi apa yang akan disarankan.
"Tadi ada yang tanya ke gua pas datang kesini, 'kak kesini protesin apa? Susah udah numpuk! Udah kebanyakan," kata Andovi da Lopez.
Baca juga: Selain Pos Polisi, Massa Juga Bakar 7 Halte Transjakarta, Salah Satunya Halte Bundaran Senayan
Menurut Jovial bahwa masalah besar yang terjadi di Indonesia hingga membuat ribuan mahasiswa turun ke jalan, berkat ulah dari petinggi negara.
"Jujur bukan legislatif, eksekutif dan yudikatif juga," ucapnya.
Jovial da Lopez memberikan pesan kepada mahasiswa yang ikut unjuk rasa agar bisa memberikan edukasi, untuk memilih pemimpin yang tepat.
"Tolong kalian sebagai mahasiswa lebih kritis dan pandai, edukasi pilih orang yang benar, integritas, jujur, bangsa ini enggak akan maju kalau kalian pilih karena amplop. Bangsa ini akan mundur terus," ujar Andovi da Lopez.
Joko Anwar: jangan ada lagi nyawa melayang
Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh buruh, mahasiswa, hingga warga sipil memakan korban jiwa pada Kamis (28/8/2025) malam.
Affan Kurniawan seorang driver ojol meninggal dunia usai ditabrak mobil rantis Brimob, di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis malam.
Sineas dan mantan wartawan Joko Anwar menyayangkan adanya nyawa yang melayang dalam aksi demonstrasi pada Kamis malam.
"Satu nyawa rakyat itu gak ada gantinya," kata Joko Anwar ketika ditemui di kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2025).
Joko Anwar menilai usaha polisi untuk meredakan kesedihan keluarga dengan bertanggung jawab atas apa yang terjadi, tak bisa membuat amarah rakyat terhenti.
"Usaha mereka enggak bisa dibandingkan dengan nyawa yang sudah melayang dan itu harus dihentikan dan gak boleh terjadi," ucapnya.
Selain Pos Polisi, Massa Juga Bakar 7 Halte Transjakarta, Salah Satunya Halte Bundaran Senayan |
![]() |
---|
Diserang Massa, Puluhan Mobil dan Motor Hangus Dibakar, Begini Kondisi Terakhir Polrestro Jaktim |
![]() |
---|
Situasi Jakarta Memanas, Cak Imin Minta Kader PKB Gelar Doa Bersama dan Salat Gaib untuk Bangsa |
![]() |
---|
Gagal Geruduk Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Massa Bakar Pos Polisi Cimanggis |
![]() |
---|
Massa Geruduk Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Polisi Lepaskan Tembakan Gas Air Mata |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.